Radar News - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul telah merencanakan penyediaan tujuh pos pantau utama untuk mengantisipasi arus mudik dan balik selama libur Lebaran.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengungkapkan bahwa pos pantau akan ditempatkan di beberapa titik strategis, yaitu Klangon Kapanewon Sedayu, Piyungan, Srandakan, Jembatan Kabanaran, Pantai Depok, serta akses ke Kelok 23. Ia juga menyebutkan bahwa Dishub DIY akan berkolaborasi dengan menyediakan pos terpadu di Jembatan Kabanaran.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi H-2 sebelum Lebaran, dengan estimasi sekitar 8 juta orang akan memasuki DIY, di mana Bantul diperkirakan akan menerima sekitar 2-3 juta pemudik. Singgih menambahkan bahwa arus mudik utama akan terjadi di Gunungkidul, diikuti Bantul, dan Kota Jogja, dengan pengaruh dari pembukaan Tol Prambanan yang mendorong pemudik mencari alternatif perjalanan.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Dishub Bantul akan melaksanakan inspeksi kendaraan, baik di PO bus yang beroperasi di wilayah Bantul maupun di objek-objek wisata. Selain itu, ramp check akan dilakukan mulai H-7 hingga H+10 Lebaran untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan setelah Lebaran.