Radar News - Komisi B DPRD Jember mendesak Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) untuk segera melakukan perbaikan sistem keselamatan di destinasi wisata pantai selatan, menyusul serangkaian insiden kecelakaan laut yang mengakibatkan korban jiwa.
Insiden kecelakaan laut yang terjadi di pantai selatan Jember telah menyebabkan korban jiwa di kalangan wisatawan dan pemancing lokal. Hal ini memicu perhatian serius dari Komisi B DPRD Jember, yang menilai pentingnya jaminan keamanan dan ketersediaan fasilitas penyelamatan di lokasi wisata.
Dalam rapat dengan Disporabudpar, anggota Komisi B, Nilam Noor Fadhilah, menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap mitra kerja untuk memastikan keselamatan publik. Komisi B berkomitmen untuk mengawal kebijakan di lapangan agar Disporabudpar menanggapi serius ancaman keselamatan di sepanjang garis pantai Jember. Legislatif juga mendorong penerapan standar fasilitas keselamatan yang ketat bagi seluruh pengelola pantai, termasuk yang dikelola oleh Pemkab, Perhutani, dan Pokdarwis.
Komisi B mengingatkan agar Disporabudpar tidak bersikap formalitas dalam menjalankan fungsi pengamanan di kawasan wisata bahari. Mereka menekankan perlunya sinergi lintas sektor dalam penyiagaan personel penolong atau SAR yang terlatih, serta penyediaan pos pantau dan alat evakuasi darurat di titik-titik rawan.