Radar News - Parapuan.co - Jika dihitung, dapur mungkin menjadi salah satu ruangan yang paling sering digunakan setelah kamar tidur. Dari menyeduh kopi di pagi hari hingga menyiapkan makan malam, dapur berperan besar dalam membentuk suasana rumah. Dapur yang rapi dan bebas dari kekacauan visual bisa memberi rasa tenang sekaligus membuat aktivitas memasak lebih menyenangkan.
Namun, banyak orang tanpa sadar membiarkan dapurnya dipenuhi barang-barang yang sebenarnya tidak lagi diperlukan. Mulai dari peralatan yang jarang dipakai hingga dekorasi berlebihan yang hanya menjadi penangkap debu.
Berikut tujuh barang yang menurut para desainer interior sebaiknya tidak lagi menghuni dapur Kawan Puan, seperti mengutip laman Martha Stewart.
1. Peralatan Dapur yang Jarang Dipakai
Banyak alat dapur terdengar menarik saat dibeli. Mesin pembuat es krim, alat pembuat telur rebus otomatis, hingga pembuat kopi dingin terasa seperti kebutuhan mendesak. Sayangnya, dalam praktiknya, alat-alat ini sering kali hanya tersimpan dan berdebu.
" Juicer, soda maker, dan panini maker hanya mengumpulkan debu," ujar Red Barrinuevo, pendiri Red Barrinuevo Home. Alih-alih memenuhi meja dapur dengan perangkat khusus, ia menyarankan memilih alat multifungsi.
"Carilah air fryer yang bisa berfungsi sebagai pemanggang roti, grill, atau oven—atau steamer yang juga bisa digunakan sebagai rice cooker," katanya. Dengan begitu, dapur tetap lapang dan setiap alat benar-benar terpakai.
2. Wadah Penyimpanan Murahan
Kotak plastik bekas makanan pesan antar memang terasa praktis. Namun jika dibiarkan menumpuk, tampilannya justru membuat dapur terlihat semrawut.