Radar News - Kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Rute Jakarta-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur kini tengah diselidiki, dengan fokus pada permasalahan sinyal yang diungkap oleh asisten masinis kereta tersebut.
Setelah kejadian, seorang asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek menyampaikan kesaksian yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengungkap adanya kejanggalan pada lampu sinyal saat kereta melintas di Stasiun Bekasi Kota, mengindikasikan kemungkinan adanya kesalahan komunikasi dan error pada sistem sinyal.
Asisten masinis tersebut menyatakan bahwa pusat kendali belum menerima informasi sepenuhnya ketika situasi darurat terjadi. Ia menjelaskan bahwa perubahan sinyal menjadi merah berlangsung tidak sesuai dengan standar yang seharusnya, di mana kereta seharusnya berada dalam kondisi aman saat melintas.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengonfirmasi bahwa masalah sinyal menjadi salah satu fokus dalam investigasi yang sedang berlangsung. Humas KNKT, Arif Iskandar, menyatakan bahwa tim investigasi masih berada di lapangan untuk mendalami aspek persinyalan, dan hasil investigasi akan dipublikasikan di kanal resmi KNKT.