Janice Tjioe Resmikan Atelier di Kemang untuk Pengalaman Desain Personal
Lifestyle

Janice Tjioe Resmikan Atelier di Kemang untuk Pengalaman Desain Personal

Radar News - Desainer interior Janice Tjioe resmi membuka Janice Tjioe Atelier sekaligus memperkenalkan Jean & Hahn Home di Jakarta, Kamis (05/02/26).

Kehadiran atelier ini menandai langkah baru Janice Tjioe dalam menghadirkan ruang kreatif yang tidak hanya berfungsi sebagai showroom, tetapi juga menjadi medium interaksi antara konsep desain, gaya hidup, dan pengalaman ruang yang lebih personal bagi publik maupun klien.

Berlokasi di Jalan Kemang Timur No. 60, Jakarta, Janice Tjioe Atelier dirancang sebagai ruang yang memungkinkan pengunjung mengenal lebih dekat pendekatan desain interior yang selama ini menjadi identitas studio Janice Tjioe Interiors.

Atelier ini menghadirkan pengalaman langsung terhadap berbagai elemen desain, mulai dari pemilihan material, tekstur, hingga penataan ruang yang mengedepankan keseimbangan antara estetika dan kenyamanan.

Pembukaan atelier turut menampilkan sejumlah in-house collection yang merepresentasikan pendekatan desain studio secara menyeluruh.

Salah satu yang ditonjolkan adalah HAAS, label furnitur yang dihadirkan secara selektif melalui produk barstool. Produk ini diposisikan sebagai elemen fungsional sekaligus penegas karakter ruang, mencerminkan filosofi desain yang mengutamakan fungsi tanpa mengesampingkan nilai visual.

Dalam kesempatan yang sama, Janice Tjioe memperkenalkan Jean & Hahn Home sebagai jenama home & living yang fokus pada pengembangan pengalaman ruang yang lebih sensorial. Pada tahap awal, Jean & Hahn Home menghadirkan lini produk aromatik seperti home diffuser dan perfumed candles.

Produk-produk tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya memperluas makna desain interior, tidak hanya sebagai tampilan visual, tetapi juga sebagai pengalaman hidup yang menyentuh indera.

Area living room di dalam atelier dirancang untuk menunjukkan dialog kreatif antar jenama. Kehadiran Maradi melengkapi atmosfer ruang, berdampingan dengan produk hasil kolaborasi Janice Tjioe bersama Grandome.

Elemen-elemen tersebut berfungsi sebagai aksen desain yang memperkaya pengalaman ruang, menghadirkan nuansa yang berlapis tanpa terasa repetitif, serta tetap memberi kesan lived-in.

Janice Tjioe menyampaikan bahwa kehadiran atelier ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman desain yang lebih dekat dan personal, sekaligus menonjolkan kualitas pengerjaan dalam konsep affordable luxury.

“Di Atelier ini juga mengedepankan kualitas craftmanship dalam konteks affordable luxury yang menjadi keunikan dari pengalaman desain di atelier ini,” ujar Janice Tjioe pada awak media yang hadir termasuk Mashable Indonesia.

Sejak mendirikan studionya pada 2017, Janice Tjioe dikenal melalui pendekatan desain yang menekankan harmoni antara estetika dan kenyamanan.

Perhatian terhadap detail, warna, serta tekstur menjadi elemen penting dalam setiap karyanya, dengan tujuan menciptakan ruang yang terasa hangat, elegan, dan relevan dengan gaya hidup penghuninya.

Bangunan Janice Tjioe Atelier terdiri dari dua lantai. Lantai dasar difungsikan sebagai showroom sekaligus area atelier, sementara lantai dua digunakan sebagai kantor pusat Janice Tjioe Interiors.

Penataan ruang dirancang agar pengunjung dapat langsung merasakan konsep desain yang menjadi identitas studio, sekaligus memahami bagaimana setiap elemen saling terhubung dalam satu narasi ruang yang utuh.

Melalui kehadiran atelier ini, Janice Tjioe membuka ruang bagi publik untuk mengenal desain interior sebagai bagian dari pengalaman hidup sehari-hari.

Jean & Hahn Home pun dihadirkan sebagai perpanjangan dari filosofi tersebut, dengan koleksi yang dirancang untuk membangun suasana ruang yang hangat, personal, dan berkarakter, tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memberi rasa tenang dan intim bagi penggunanya.

You can share this post!