PR JATENG - Jika menyebut Korea Selatan, yang terbayang di benak banyak orang biasanya adalah drama Korea (drakor) dan gelombang K-Pop yang mendunia.
Namun di balik gemerlap industri hiburan tersebut, terdapat kisah lain yang jarang disorot, yakni tentang kehidupan umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan di negeri dengan populasi Muslim yang tergolong minoritas.
Dilansir dari unggahan video Facebook Serat Pangan, umat Islam di Korea Selatan tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat meski jumlahnya hanya sebagian kecil dari total penduduk.
Sejarah mencatat, Islam pertama kali masuk ke Semenanjung Korea sekitar abad ke-9.
Pada masa Dinasti Silla, ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dan diplomat dari wilayah Tiongkok serta Arab yang menjalin hubungan dagang dengan kerajaan-kerajaan di Asia Timur.
Seiring berjalannya waktu, komunitas Muslim mulai terbentuk.
Namun, jumlahnya tetap kecil dan mengalami pasang surut, terutama karena kuatnya dominasi ajaran Konfusianisme dalam struktur sosial dan pemerintahan kerajaan Korea kuno kala itu.