Kemenhaj Gresik Imbau Travel Pantau Ketat Jamaah Umrah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Pantau Radar

Kemenhaj Gresik Imbau Travel Pantau Ketat Jamaah Umrah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Radar News - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gresik mengeluarkan imbauan kepada biro travel umrah untuk memantau ketat jamaah umrah asal Gresik yang berada di Arab Saudi. Imbauan ini dikeluarkan menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, yang berdampak pada jalur penerbangan internasional.

Awal Kejadian

Situasi di Timur Tengah menjadi semakin tidak stabil setelah serangan bom di kompleks kediaman Khamenei di Teheran pada tanggal 28 Februari. Insiden ini memicu respon dari Iran yang berpotensi mempengaruhi stabilitas negara-negara di sekitarnya, termasuk Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab, karena keberadaan aset-aset militer di wilayah tersebut.

Perkembangan

Menanggapi dinamika ini, Kemenhaj Gresik mengimbau seluruh biro travel umrah untuk menunda keberangkatan calon jamaah dalam waktu dekat. Kepala Kantor Kemenhaj Gresik, Lulus, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam melindungi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi rutin antara biro travel dan jamaah yang berada di Arab Saudi.

Kondisi Terakhir

Saat ini, data jumlah jamaah asal Gresik yang masih berada di Tanah Suci masih dalam proses pendataan. Lulus meminta keluarga di tanah air untuk tetap tenang dan meyakinkan bahwa pemerintah pusat terus berupaya menjamin keamanan dan perlindungan jamaah. Kemenhaj Gresik menegaskan bahwa keselamatan jiwa jamaah menjadi prioritas utama di atas jadwal keberangkatan.

You can share this post!