MANOKWARI – Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah Papua Barat melaksanakan pemantauan hilal di tiga lokasi pada 23 Maret 2023, menjelang sidang isbat untuk penetapan 1 Ramadhan 1444 Hijriah. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan penentuan awal bulan puasa yang tepat.
H. Aziz Hegemur, Kabid Haji dan Binmas Kanwil Papua Barat, menyatakan bahwa kegiatan pemantauan hilal ini melibatkan kerja sama dengan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), serta pihak pengadilan agama dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Pemantauan hilal dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIT di tiga titik yang telah ditentukan, yaitu Manokwari, Sorong, dan Fakfak,” ungkap Aziz pada hari Senin (20/3).
Untuk lokasi pemantauan di Manokwari, dilakukan di Pantai Masni. Aziz menjelaskan bahwa meskipun ada kemungkinan 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada 23 Maret, keputusan final masih menunggu sidang isbat dari Menteri Agama.
“Meskipun cuaca mendung dan terdapat awan hujan, pemantauan tetap dilakukan. Kami mencatat bahwa kondisi saat pemantauan hilal adalah tertutup awan,” tambahnya.
Secara keseluruhan, penentuan hilal untuk 1 Ramadhan 1444 Hijriah dilakukan serentak di sekitar 101 titik di seluruh Indonesia.