KNKT Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Tabrakan Kereta di Bekasi
Sinyal Peristiwa

KNKT Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Tabrakan Kereta di Bekasi

Radar News - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah memulai penyelidikan terhadap tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur pada Senin malam, dengan fokus pada dugaan gangguan sistem persinyalan kereta.

Awal Kejadian

Tabrakan terjadi saat KA Argo Bromo menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL tersebut berhenti setelah sebelumnya menabrak taksi listrik yang mogok di perlintasan kereta. Kejadian ini mengakibatkan 16 orang meninggal dan lebih dari 80 orang terluka per Kamis.

Perkembangan

Polda Metro Jaya juga melakukan penyelidikan terkait insiden ini, dengan memeriksa saksi-saksi dan barang bukti. KNKT menegaskan bahwa penyelidikan ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti insiden, tanpa mencari siapa yang salah. Humas KNKT, Arif Iskandar, menyatakan bahwa mereka akan memfokuskan penyelidikan pada kondisi perangkat sistem komunikasi dan pengaturan lalu lintas kereta sebelum kecelakaan. Tim investigasi telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan data dan keterangan.

Kondisi Terakhir

Salah satu saksi, Sausan Sarifah, menggambarkan momen kecelakaan yang sangat cepat dan menakutkan. Banyak penumpang terjebak dalam keadaan sulit. Di sisi lain, Nuryati, seorang penumpang berusia 63 tahun, terperangkap dan tidak selamat, meskipun cucunya dan anak perempuannya berhasil melarikan diri. Keluarga korban menyatakan duka mendalam atas kehilangan tersebut. Sementara itu, KNKT dan PT KAI terus berkoordinasi untuk melanjutkan investigasi dan memberikan informasi terkini mengenai proses penyelidikan.

You can share this post!