Mahasiswa HSU Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Desain Panasonic
Lifestyle

Mahasiswa HSU Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Desain Panasonic

Radar News - Mahasiswa Desain Interior HSU meraih "kemenangan ganda" di kompetisi desain Panasonic dengan sebuah proyek yang merayakan warisan kerajinan pernis.

Prestasi penting Trong Giau meliputi:

– Juara kedua tingkat nasional, senilai 15 juta VND.

– Penghargaan untuk Solusi Terbaik di bidang “Udara Sehat untuk Kehidupan Sehari-hari”, senilai 5 juta VND.

Hasil ini mengakui pemikiran desain yang kreatif, kemampuan untuk menghubungkan nilai-nilai budaya tradisional dengan teknologi modern, dan mencerminkan kualitas pelatihan dalam program Desain Interior HSU dalam mengembangkan kompetensi profesional dan keterampilan pemecahan masalah.

Proyek "Son Mai Villa" menceritakan kisah budaya melalui bahasa desain kontemporer.

Dengan tema "Vila Pernis – Identitas Vietnam yang Dipadukan dengan Filosofi Jepang," Hoang Trong Giau memilih pendekatan yang berbeda dengan mengeksplorasi seni pernis – warisan budaya tak benda nasional – sebagai dasar untuk menciptakan ruang hidup modern.

Alih-alih sekadar menggunakan pernis sebagai material dekoratif, proyek ini menanamkan semangat bentuk seni tradisional ini ke dalam bahasa yang meresap di seluruh ruang arsitektur. Tiga filosofi terkemuka dalam estetika Jepang—In'ei Raisan (Perayaan Kegelapan), Ma (Ruang/Istirahat), dan Shibui (Keindahan yang Sunyi dan Halus)—diterapkan secara fleksibel, menciptakan perpaduan harmonis antara identitas Vietnam dan filosofi desain Jepang.

Kombinasi ini menciptakan ruang yang kontemporer dan minimalis, sekaligus melestarikan kedalaman budaya, berkontribusi pada pengalaman hidup yang kaya dan beresonansi secara emosional dengan nilai-nilai humanistik.

“Lacquer Villa” – Identitas Vietnam yang dipadukan dengan filosofi Jepang

Alih-alih mengejar tren yang mencolok, proyek ini merupakan pencarian tulus untuk menemukan titik temu antara budaya asli Vietnam dan teknologi modern. Seni kerajinan pernis – Warisan Budaya Takbenda Nasional (2016) – telah dirayakan sepenuhnya melalui tiga filosofi desain spasial Jepang. Perpaduan ini tidak hanya mengaburkan batas geografis tetapi juga menciptakan bahasa arsitektur baru: kontemporer, berteknologi tinggi, namun tetap sarat dengan esensi budaya dan nilai-nilai humanistik kedua negara.

In'ei Raisan (Pujian Kegelapan): Mengontrol pola pencahayaan dan bayangan pada permukaan untuk mengurangi silau, memungkinkan bahan pernis untuk mengungkapkan kedalaman struktural alaminya yang lembut, alih-alih menggunakan cahaya yang menyebar.

Ma (間 Ruang/Ruang Istirahat): Diterapkan sebagai solusi untuk alokasi ruang. Menciptakan ruang kosong dan zona penyangga visual membantu mengatur aliran pergerakan dan memastikan privasi tanpa memerlukan partisi fisik yang kaku.

Shi-bui (渋い - Keindahan yang Halus dan Tenang): Gaya ini menghilangkan detail yang berlebihan, berfokus pada nilai asli material. Ruang ini memprioritaskan garis-garis bersih dan hangat dari veneer kayu, marmer, logam matte, dan rangka kursi makan yang dipernis sebagai benang merah yang menyatukan.

Menggabungkan solusi teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup.

Selain daya tarik estetiknya, proyek ini juga menonjol karena integrasi efektif solusi teknologi Panasonic untuk meningkatkan kualitas udara dan melindungi kesehatan penggunanya.

Para juri sangat mengapresiasi kemampuan untuk menerapkan produk teknologi ke konteks dunia nyata, membantu menciptakan ruang yang tidak hanya estetis tetapi juga memenuhi kriteria kenyamanan, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan komprehensif ini membantu Trong Giau memenangkan Penghargaan Solusi Terbaik dalam kategori "Udara Sehat untuk Kehidupan Sehari-hari".

Melestarikan nilai-nilai tradisional melalui pemikiran kreatif generasi muda.

Menyampaikan pandangannya tentang proyek tersebut, Hoang Trong Giau menyatakan: "Budaya tradisional tidak boleh dibatasi secara kaku, tetapi harus terus berkembang untuk beradaptasi dengan semangat zaman."

Pesan itu tersampaikan di seluruh "Son Mai Villa" – sebuah ruang hunian yang menghubungkan tradisi dan modernitas, identitas nasional dan teknologi, serta nilai-nilai budaya yang telah lama ada dengan kebutuhan kehidupan kontemporer.

Prestasi Hoang Trong Giau bukan hanya sumber kebanggaan bagi mahasiswa, tetapi juga menegaskan bahwa lingkungan pelatihan di Universitas Hoa Sen selalu mendorong para pembelajar untuk mengeksplorasi identitas budaya Vietnam melalui pemikiran desain yang kreatif, mengembangkan solusi yang sangat aplikatif, dan siap berintegrasi dengan tren desain internasional.

You can share this post!