Radar News - JAKARTA, KOMPAS.com – iCar V23 menjadi salah satu "jip listrik" yang paling menarik di pasar otomotif Indonesia saat ini. Mobil ini merupakan SUV BEV kedua yang muncul setelah Chery J6.
Saya mendapat kesempatan menjajal iCar V23 selama beberapa hari, tidak lama setelah peluncurannya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada Februari lalu.
Setelah membahas mengenai eksterior, pembahasan kini berlanjut ke bagian dalam alias area kabin.
Masuk ke dalam iCar V23, nuansa yang langsung terasa adalah perpaduan desain minimalis dengan karakter tangguh.
Lihat Foto
Interiornya tidak tampil berlebihan, namun tetap modern dan fungsional, selaras dengan konsep SUV listrik bergaya boxy yang diusungnya.
Dasbor Simpel
Tata letak dasbor iCar V23 terlihat bersih dan horizontal. Garis desainnya lurus, mengikuti karakter eksterior yang mengotak.
Material didominasi warna gelap, dengan beberapa aksen kontras berwarna kuning pada ventilasi AC yang memberi sentuhan segar.
Di bagian tengah, terdapat layar sentuh berukuran besar yang berdiri model floating. Layar ini menjadi pusat kontrol berbagai fitur, mulai dari sistem hiburan, hingga informasi kendaraan.
Tampilan antarmukanya terlihat modern dengan grafis yang cukup jelas dan responsif.
Lihat Foto
Menariknya, di bawah layar masih tersedia tombol fisik dan kenop putar untuk pengaturan AC. Keberadaan tombol konvensional ini memudahkan pengemudi melakukan pengaturan tanpa harus selalu menyentuh layar.
Setir berbentuk tiga palang dengan desain sederhana dan tombol multifungsi di kedua sisi. Panel instrumen digital terintegrasi dalam layar utama, menampilkan informasi seperti posisi transmisi dan visual kendaraan.
Menariknya standar mobil ini tidak punya klaster instrumen di belakang setir. Area ini kosong dan pengemudi dapat melihat data kendaraan di layar di tengah dasbor.
Salah seorang wiraniaga iCar waktu di IIMS 2026 pernah bicara bahwa pembeli bisa menambahkan klaster instumen tersebut sebagai opsional.