Radar News - Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian serius Dinas Pertanian setempat. Untuk mencegah penularan yang masif, petugas melakukan pemantauan dan pemeriksaan ternak secara berkala.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Nikolas Nuryulianto, menjelaskan bahwa pencegahan penularan PMK sangat penting. Dampak dari PMK dirasakan oleh pemilik ternak, di mana ternak yang terpapar berisiko mati jika tidak segera ditangani.
PMK juga berdampak pada daya beli dan konsumsi masyarakat terhadap daging, seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu saat PMK menyebar masif. Meskipun terdapat temuan PMK di Kabupaten Probolinggo, situasi saat ini tergolong landai dengan penanganan yang masih dapat dilakukan.
Petugas terus memantau lokasi-lokasi yang terdeteksi PMK, seperti Kecamatan Lumbang, Krejengan, Wonomerto, Gending, dan Kraksaan, serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap ternak yang terpapar.