Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Abu Bakar menjadi korban serangan harimau ketika sedang mencari sinyal ponsel di daerah Bukit Semenit, Desa Baru Air Batu, Renah Pembarab, Maringin, Jambi. Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 13 Oktober 2021, sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolsek Sungai Manau, Iptu Mulyono, menjelaskan bahwa saat kejadian, Abu Bakar bersama teman-temannya menuju bukit untuk mendapatkan sinyal. Tiba-tiba, harimau diduga berukuran besar menerkamnya, menyebabkan korban tewas di tempat.
Teman-teman korban berusaha meminta pertolongan dari warga setempat saat menyaksikan serangan tersebut. Meskipun warga berusaha untuk membantu, harimau tidak melepaskan gigitan pada tubuh Abu Bakar. Setelah pihak kepolisian tiba, mereka berusaha menghalau harimau tersebut agar menjauh dari korban.
“Setelah berhasil mengusir harimau, kami langsung mengamankan jasad korban,” ungkap Mulyono.
Polisi menduga bahwa harimau yang menyerang Abu Bakar adalah harimau yang sama yang sebelumnya memangsa seorang warga bernama Sidin (33) di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian. Peristiwa tersebut terjadi pada 25 Juni 2021 saat Sidin dan rekannya sedang menambang emas di hutan adat pada malam hari.
Mulyono menambahkan, warga setempat sering mendengar suara harimau di sekitar lokasi, dan pihak kepolisian telah berencana untuk memasang kamera trap guna memantau aktivitas satwa liar tersebut. Hingga saat ini, polisi memastikan bahwa harimau masih berada di sekitar lingkungan tersebut.
Insiden ini menambah daftar serangan harimau terhadap manusia di wilayah Jambi, yang telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat.