PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Suasana Ramadan di Kota Pangkalpinang tahun ini terasa berbeda. Selain diramaikan bazar UMKM, ajang Ramadan Urban Fest yang dipusatkan di Masjid Agung Kubah Timah juga menghadirkan beragam perlombaan bernuansa Islami yang melibatkan pelajar dari tingkat TK hingga SMP sederajat se-Kota Pangkalpinang.
Berbagai lomba disiapkan untuk mengisi bulan suci dengan aktivitas positif, sekaligus membangun karakter generasi muda yang religius dan berprestasi. Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya lomba dai tingkat SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat, lomba azan tingkat SD/MI sederajat, lomba Tahfidz Juz Amma (Juz 30) tingkat SD/MI sederajat, lomba Tahfidz Al-Qur'an surah pilihan tingkat TK se-Kota Pangkalpinang, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.
Seluruh rangkaian lomba dipusatkan di area Masjid Agung Kubah Timah, dengan jadwal pendaftaran dibuka mulai 19 hingga 28 Februari 2026. Adapun pengumuman sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan pada 11 Maret 2026, bertepatan dengan penutupan bazar UMKM Ramadan Urban Fest.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Pangkalpinang, Haris Munandar mengatakan, Ramadan Urban Fest merupakan inisiatif perdana Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam upaya menggairahkan ekonomi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
"Ini perdana kita laksanakan di Kota Pangkalpinang. Urban Fest bukan hanya tentang bazar UMKM, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor dan wadah pembinaan generasi muda melalui lomba-lomba Islami," ujar Haris Munandar, Minggu (22/2).
Menurut Haris Munandar, kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Bagian Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM, hingga dukungan lintas sektor lainnya. Kolaborasi tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Pangkalpinang agar seluruh perangkat daerah bersinergi dalam meningkatkan geliat ekonomi dan aktivitas sosial keagamaan di kota ini.
Ia menegaskan, lomba-lomba yang digelar tidak sekadar seremonial, tetapi diharapkan mampu menanamkan nilai positif kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui lomba tahfidz, dai, dan azan, anak-anak didorong untuk lebih mencintai Al-Qur'an dan berani tampil di ruang publik dengan pesan-pesan kebaikan.
"Harapannya, kegiatan ini bisa memacu semangat anak-anak untuk belajar lebih giat, memperdalam ilmu agama, serta membentuk karakter yang baik. Kita ingin Ramadan diisi dengan kegiatan yang produktif dan mendidik," katanya. (t2)