MOMEN ngabuburit tak hanya diisi dengan berburu takjil. Banyak orang yang memanfaatkan waktu menjelang buka puasa untuk mengeksplorasi ruang publik yang hijau, artistik, hingga bersejarah.
1. Jembatan Ikonik di Tebet Eco Park
Taman seluas 7 hektare ini memiliki jembatan oranye melengkung, Infinity Link Bridge, yang cocok untuk menjadi spot berfoto. Pengunjung Tebet Eco Park dapat menyusuri jalur setapak di antara pohon-pohon rindang atau area wetland yang asri. Udaranya jauh lebih sejuk dibanding jalan raya sekitarnya, membuat waktu menunggu berbuka puasa terasa lebih cepat dan menenangkan.
2. Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus
Bagi yang menginginkan suasana lebih tenang dan jauh dari hiruk-pikuk, Ruang Limpah Sungai Brigif adalah tempat ideal untuk dikunjungi. Area terbuka ini didesain sebagai ruang publik dengan kolam-kolam besar dan jalur pedestrian yang rapi. Pemandangan air yang tenang dan angin sore yang sepoi-sepoi sangat efektif mengalihkan rasa lapar sambil menikmati transisi langit sore.
3. Planetarium dan Perpustakaan Taman Ismail Marzuki
Wajah baru Taman Ismail Marzuki menawarkan pengalaman ngabuburit yang menyenangkan. Fokus utama ada pada Perpustakaan Jakarta yang arsitekturnya sangat modern dan nyaman untuk membaca. Selain itu, area Planetarium yang ikonik tetap menjadi daya tarik untuk bernostalgia melihat pameran astronomi. Area rooftop bertingkatnya juga menjadi spot terbaik melihat senja Jakarta Pusat dari ketinggian.
4. Piknik Urban di Hutan Kota GBK
Di sini, tersedia hamparan rumput hijau luas dengan latar belakang deretan gedung pencakar langit Sudirman yang megah. Suasananya tenang dan sangat tertata rapi, memberikan kesan piknik di tengah kota. Begitu Magrib tiba, akses jalan kaki menuju mal-mal besar di sekitar Senayan sangat memudahkan pencarian pilihan kuliner berbuka yang lengkap.
5. Taman Martha Christina Tiahahu Blok M
Terintegrasi langsung dengan stasiun MRT Blok M, taman ini adalah surga bagi para pecinta buku. Pengunjung bisa menikmati koleksi buku di perpustakaan melingkar yang sejuk dengan dinding kaca besar. Begitu waktu berbuka tiba, "surga kuliner" Blok M sudah menanti, mulai dari gultik (gulai tikungan) yang legendaris hingga berbagai kafe kekinian di kawasan M Bloc Space.
6. Nostalgia Kolonial di Kota Tua
Menghabiskan sore di Lapangan Fatahillah memberikan sensasi time travel. Di sana juga tersedia penyewaan sepeda ontel warna-warni untuk berkeliling gedung-gedung bergaya Neo-Klasik yang megah. Menjelang berbuka, pelancong bisa mendatangi sentra-sentra kuliner di area tersebut. Ada juga Cafe Batavia menawarkan suasana vintage untuk berbuka dengan lebih tenang.
7. Vibes Liburan di Pasir Putih PIK 2
Untuk merasakan suasana pantai saat ngabuburit, Pantai Pasir Putih PIK 2 adalah pilihan tepat. Hamparan pasir putih sepanjang 4 kilometer dan pemandangan laut lepas menjadi spot terbaik untuk berburu foto sunset. Area ini memiliki pedestrian luas yang sangat nyaman untuk jalan santai. Setelah azan, pilihan kulinernya tak terbatas di Food Street yang menyajikan seafood segar hingga camilan kekinian.