Tim Keamanan Pangan Pekalongan Temukan Teri Positif Formalin, Ingatkan Pedagang Hindari Bahan Berbahaya
Nasional

Tim Keamanan Pangan Pekalongan Temukan Teri Positif Formalin, Ingatkan Pedagang Hindari Bahan Berbahaya

Radar News - INDORAYA – Tim penguji keamanan pangan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengingatkan pedagang di Kota Pekalongan agar tidak mencampurkan bahan kimia berbahaya seperti boraks dan formalin ke dalam produk pangan yang dijual.

Imbauan tersebut disampaikan Perwakilan Tim Penguji Bidang Keamanan Pangan, Devi Ratnazhari, saat melakukan inspeksi bahan pangan segar di Pasar Grogolan, Selasa (24/2/2026).

Dalam kegiatan itu, tim mengambil sejumlah sampel langsung dari pedagang untuk diuji kandungan pestisida, formalin, dan boraks.

“Hari ini kami melakukan pengecekan sayur atau pangan segar yang mengandung pestisida maupun formalin dan boraks. Dari 12 sampel yang kami ambil, tujuh sampel kami uji pestisida dan hasilnya negatif,” jelasnya.

Dari total sampel yang diuji, lima di antaranya menjalani uji formalin. Hasilnya, satu sampel yakni teri nasi dinyatakan positif mengandung formalin. Sementara itu, dua sampel lainnya, yaitu mie basah dan bakso, telah melalui uji boraks dengan hasil negatif.

Devi menegaskan bahwa formalin dan boraks termasuk bahan kimia yang dilarang digunakan dalam produk pangan karena membahayakan kesehatan konsumen.

“Kami akan melakukan edukasi agar pedagang bisa mengganti bahan dagangannya dan mengambil dari tempat lain yang aman dari formalin,” tandasnya.

Melalui pengawasan ini, tim keamanan pangan berharap para pedagang di Pekalongan semakin memahami pentingnya menjual bahan pangan yang aman dan bebas zat berbahaya, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

You can share this post!