MAKASSAR – Program urban farming di Kota Makassar kembali menunjukkan hasil konkret. Pemerintah Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, melaksanakan panen pisang Cavendish di kawasan urban farming RW 06, Selasa (24/2/2026).
Panen tersebut dipimpin langsung Lurah Bitowa, Fathurahman Datu, A.Md, dan dihadiri Bhabinkamtibmas Aiptu Arham, SH, Ketua RW 06 Muh Aris, Ketua RT 01 Abd Hakim Bakar, Ketua RT 02 Andi Muh. Adhar, Ketua RT 03 Rustam Dappa, serta Sekretaris RT 04 Jadida. Selain panen pisang, lurah juga memantau perkembangan kawasan Teba (Tempat Berkebun) warga setempat.
Fathurahman menegaskan, panen ini menjadi bukti bahwa program urban farming bukan sekadar slogan.
“Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa urban farming benar-benar berjalan. Dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan untuk bercocok tanam, ini bisa menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan di perkotaan sekaligus komitmen kami mendukung program pemerintah kota,” ujarnya.
Urban farming di Makassar merupakan gerakan penghijauan dan ketahanan pangan berbasis komunitas. Program ini memanfaatkan pekarangan rumah, atap bangunan, serta lahan terbatas, khususnya di lorong-lorong, yang dijalankan secara berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Teknik yang digunakan beragam, mulai dari hidroponik, penanaman menggunakan polybag, hingga sistem vertikultur. Metode tersebut dikombinasikan dengan budaya makgot (maggot) sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan terpadu.
Sejak diluncurkan, pengurus RT/RW 06 Kelurahan Bitowa konsisten melakukan pembibitan dan penanaman berbagai komoditas seperti sayuran, cabai, pisang, hingga singkong.
Memuat artikel terkait…
Ketua RW 06, Muh Aris, mengungkapkan hasil panen pisang Cavendish tidak hanya dikonsumsi warga, tetapi juga dipasarkan.
“Sebagian hasil panen dijual ke supermarket lokal, dan sebagian lainnya dibagikan kepada warga sekitar. Ini tentu memberi dampak positif bagi ekonomi warga,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan bercocok tanam ini menjadi gerakan kolaboratif yang membawa perubahan positif, baik dari sisi ketahanan pangan, ekonomi lokal, maupun kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di wilayah RW 06 Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. (Cr/Ag4ys)