Radar News - Jerman dan Spanyol mengintensifkan diskusi mengenai ketidakhadiran pekerja, dengan pendekatan yang berbeda terhadap masalah yang kian menjadi perhatian di Eropa.
Pekan lalu, Jerman mengumumkan sikap yang lebih tegas terhadap ketidakhadiran, sementara Spanyol bersiap untuk melakukan pemantauan lebih ketat terhadap cuti sakit berulang. Pemerintah Spanyol di bawah pimpinan Pedro Sánchez merencanakan langkah-langkah untuk memperkuat pengawasan terhadap pekerja yang mengambil dua atau lebih periode cuti sakit dalam setahun. Hal ini didorong oleh lonjakan kasus ketidakmampuan sementara yang meningkat hampir 60% sejak 2017.
Oposisi di Spanyol, yang dipimpin oleh Partai Rakyat (PP) dan Alberto Núñez Feijóo, mengusulkan tindakan lebih keras. Feijóo menyebut ketidakhadiran sebagai