Gubernur Kalteng Soroti Pentingnya Stabilitas Keamanan di Tengah Penurunan APBD
BORNEONEWS, Palangka Raya – Stabilitas keamanan menjadi penekanan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menjadi narasumber Rapim Kepolisian RI Tingkat Polda Kalteng di Gedung Graha Bhayangkara.
Dalam kondisi fiskal terbatas seperti ini, Gubernur menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi semakin penting.
"Tanpa situasi yang aman dan kondusif, efisiensi anggaran tidak akan menghasilkan manfaat maksimal," katanya di Gedung Graha Bhayangkara, seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 19 Februari 2026.
Ia menjelaskan kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan yang signifikan.
APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebesar Rp 5,4 Triliun, turun cukup besar dibandingkan APBD Tahun 2025 yang mencapai Rp10,3 Triliun.
Lebih lanjut, Polda Kalteng memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Daerah.
Ia pun mengajak seluruh jajaran Polda Kalteng untuk menjaga integritas dan profesionalisme, melakukan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.
Termasuk menghindari segala penyalahgunaan kewenangan, mengedepankan pendekatan humanis dan restorative justice, namun tetap tegas terhadap kejahatan. (HERMAWAN DP/Y)




