Ilmuwan Harvard: Sinyal Radio Berulang Tiap 16 Hari Bisa Berasal dari Berbagai Sumber, Termasuk Kemungkinan Teknologi Alien
Sumber Foto: KordaNews
Sinyal Peristiwa

Ilmuwan Harvard: Sinyal Radio Berulang Tiap 16 Hari Bisa Berasal dari Berbagai Sumber, Termasuk Kemungkinan Teknologi Alien

Ilmuwan Harvard, Abraham Loeb, menyatakan sinyal misterius dari luar angkasa yang terdeteksi di Bumi secara berulang setiap 16 hari berpotensi berasal dari berbagai sumber, termasuk kemungkinan teknologi buatan peradaban di luar Bumi. Namun, ia menekankan bahwa asal-usul sinyal tersebut belum dapat dipastikan.

Sinyal itu dikenal sebagai Fast Radio Burst (FRB). Menurut Loeb, FRB bisa saja dipicu oleh fenomena alami maupun buatan, karena hingga kini belum ada cara yang secara jelas dapat memastikan sifat dasar dari sinyal tersebut.

Beragam kemungkinan asal sinyal

Loeb menyebut salah satu kemungkinan sumber alami adalah bintang neutron muda, yang dalam laporan tersebut disebut sebagai “bintang magenta”, atau fenomena alam lain yang belum diketahui.

“Saat ini kami belum memiliki (cara) yang secara jelas menunjukkan sifat FRB. Jadi semua kemungkinan harus dipertimbangkan, termasuk asal (sinyal dari sumber) buatan,” kata Loeb.

Soal dugaan komunikasi alien

Loeb juga menanggapi pertanyaan apakah sinyal tersebut bisa merupakan bentuk komunikasi dari makhluk luar angkasa. Ia menilai, interpretasi semacam itu memerlukan bukti yang jauh lebih spesifik.

Menurutnya, para peneliti secara berkala memang memantau banyak sistem astrofisika. Jika suatu saat ditemukan pola pesan yang jelas, misalnya menyerupai kode Morse, maka data tersebut akan membutuhkan penafsiran yang lebih kreatif.

Meski demikian, Loeb menganggap tidak masuk akal jika sebuah peradaban mengirim pesan ke seluruh alam semesta, mengingat kemungkinan balasan bisa memerlukan waktu sangat lama. Ia juga menyebut, jika pesan ditujukan kepada makhluk yang berada relatif dekat, tidak ada alasan membuat sinyal sedemikian kuat hingga dapat terdeteksi di Bumi.

Kemungkinan lain: “kebocoran” energi dari teknologi maju

Selain komunikasi, Loeb membuka kemungkinan lain bahwa FRB merupakan “kebocoran” pancaran energi yang sangat kuat dari sebuah pesawat ruang angkasa. Dalam skenario ini, energi besar dibutuhkan untuk mendorong pesawat melintasi kosmos, dan sinyal yang terdeteksi bisa merupakan bagian dari pancaran tersebut.

Jika benar demikian, Loeb menilai hal itu dapat mengindikasikan adanya peradaban yang sangat maju di balik teknologi tersebut.