Radar News - Pemerintah Israel mengisyaratkan rencana pembangunan permukiman baru di Gaza setelah pejabat tinggi Israel memberikan sinyal terbuka terkait hal tersebut. Rencana ini muncul di tengah konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengungkapkan bahwa kementeriannya telah menyiapkan rencana untuk membangun tiga permukiman baru di wilayah utara Gaza. Rencana ini kini menunggu persetujuan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Satu hari setelah pernyataan Smotrich, Netanyahu memberikan respons yang dianggap memperkuat spekulasi mengenai pembangunan permukiman. Ketika ditanya tentang kemungkinan tersebut, Netanyahu menyatakan, “Pertanyaannya adalah apakah Anda ingin bertindak atau hanya berbicara.” Pernyataan ini dianggap sebagai sinyal bahwa opsi pembangunan permukiman masih menjadi agenda politik pemerintah.
Akademisi Israel, Neve Gordon, menilai pernyataan Smotrich melampaui retorika politik, dengan mengatakan bahwa terdapat dorongan konsisten dari berbagai elemen politik di Israel untuk membangun kembali permukiman di Jalur Gaza. Isu ini muncul di tengah ketegangan yang berkepanjangan di Gaza, dan diperkirakan akan menarik perhatian internasional, mengingat status wilayah tersebut yang sensitif dalam konflik yang berlangsung. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai rencana yang disampaikan oleh Smotrich.