Ketua DPD UMKM RI Ogan Ilir Dorong Pembinaan Serius untuk UMKM
Sumber Foto: Tabloid JUBIR
Ekonomi

Ketua DPD UMKM RI Ogan Ilir Dorong Pembinaan Serius untuk UMKM

OGAN ILIR– JURNALIS BICARA – Ketua DPD UMKM RI Kabupaten Ogan Ilir bersama para kepala bidang (kabid) menghadiri undangan resmi dari BPC HIPMI Kabupaten Ogan Ilir dalam kegiatan sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kegiatan tersebut digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir dan diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan pelaku UMKM.

Bupati Ogan Ilir berhalangan hadir dan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Ogan Ilir, Ibnu Hardi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Ogan Ilir, Kapolres Ogan Ilir, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disprindagkop) Kabupaten Ogan Ilir.

Ketua DPD UMKM RI Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Badriah Rahman, menyampaikan apresiasi atas paparan yang disampaikan perwakilan Bupati terkait pengembangan UMKM di berbagai sektor.

Baca Juga : Sosialisasi dan Konsolidasi Pengurus DPW UMKM Rakyat Indonesia Kepada DPD UMKM Rakyat Indonesia Kabupaten Ogan Ilir

Menurutnya, UMKM tidak hanya bergerak di bidang kuliner dan kerajinan tangan, tetapi juga mencakup sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan bidang lainnya.

Ia juga menyoroti bahwa dukungan anggaran dan pembinaan UMKM tidak hanya berada di Disprindagkop, tetapi juga tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, serta Dinas Perikanan.

Sebagaia Ketua, Dewi Badriah, menjelaskan struktur kepengurusan DPD UMKM RI Kabupaten Ogan Ilir yang mencakup berbagai bidang, antara lain pembina, dewan penasihat, bidang publikasi, bidang organisasi dan keanggotaan (OKK), kuliner, kerajinan, ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan, Kelompok Wanita Tani (KWT), perempuan kepala keluarga (PEKKA), pemberdayaan perempuan, lansia, perbengkelan, pertukangan, salon kecantikan dan pangkas rambut, kesenian dan kebudayaan, pariwisata, kesehatan, sosial kemasyarakatan, hukum dan HAM, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Struktur tersebut dilengkapi dengan ketua, sekretaris, dan bendahara.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Meminta JICA Membantu Pengembangan BUMDes sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi

Ketua DPD UMKM RI Kabupaten Ogan Ilir berharap seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dapat melakukan pembinaan dan dukungan yang lebih serius terhadap organisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa UMKM RI hadir bukan sebagai pesaing pemerintah, melainkan sebagai mitra kerja di lapangan.

Menurutnya, sejak berdiri pada 2021, UMKM RI belum mendapatkan pembinaan yang maksimal.

“Harapan kami bukan hanya sekadar diundang dalam kegiatan, tetapi juga dibina dan didukung secara serius agar UMKM bisa naik kelas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatannya di lapangan, angka kemiskinan dan pengangguran di Ogan Ilir masih tergolong tinggi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan UMKM RI sebagai mitra, ia optimistis kondisi tersebut dapat ditekan melalui penguatan sektor usaha mikro dan kecil.

Baca Juga : DPRD Ogan Ilir Setujui 3 Raperda Usul Pemkab Anggaran 2023

Ketua DPD UMKM RI juga menilai program pembinaan selama ini cenderung menyasar pelaku usaha yang sama dan sudah berkembang. Ia berharap ke depan pembinaan lebih difokuskan kepada pelaku UMKM yang masih berada pada level mikro dan kecil agar mampu tumbuh dan mandiri.

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kota Bandung, Dorong Optimalisasi Transportasi dan Perumahan di Tahun 2026

Pemkab OKI Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Pengukuhan Persatuan Aneka UMKM Ogan Ilir 2026, Pemerintah Tekankan Tertib dan Legalitas Usaha

#BPC HIPMI Kabupaten Ogan Ilir #KABUPATEN OGAN ILIR #Sosialisasi NIB dan KUR #SUMATERA SELATAN #UMKM RI

Penulis: Heri Kusnadi Editor: Heri Kusnadi