KNKT Ungkap Temuan Mengenai Sinyal Hijau KA Argo Bromo Sebelum Tabrakan di Bekasi
Sumber Foto: Inikata.co.id
Sinyal Peristiwa

KNKT Ungkap Temuan Mengenai Sinyal Hijau KA Argo Bromo Sebelum Tabrakan di Bekasi

Radar News - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, mengungkap fakta baru terkait insiden yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL 5568A di Stasiun Bekasi Timur. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Soerjanto menyatakan bahwa KA Argo Bromo Anggrek menerima sinyal hijau saat kejadian, meskipun ada rangkaian KRL yang berhenti di jalur tersebut, yang menyebabkan tabrakan fatal.

Awal Kejadian

Menurut data yang disampaikan KNKT, KA Argo Bromo Anggrek melintas di jalur 3 Stasiun Bekasi pada pukul 20.50 WIB. Saat melewati titik J12, sinyal yang diterima masinis menunjukkan warna hijau. Hanya kurang dari dua menit kemudian, pada pukul 20.52 WIB, tabrakan dengan KRL 5568A terjadi.

Perkembangan

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mempertanyakan mengapa sinyal tetap berwarna hijau meskipun ada rintangan di depan jalur kereta. Ia menekankan bahwa secara teknis, sinyal seharusnya menunjukkan warna merah jika jalur di depan tidak kosong. Soerjanto mengonfirmasi bahwa kereta tetap bergerak karena sinyal hijau yang diterima, dan berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut pada sesi berikutnya. Selain itu, terungkap bahwa sebelum tabrakan, sudah terjadi insiden terpisah antara taksi dan KRL di arah sebaliknya pada pukul 20.50 WIB.

Kondisi Terakhir

KNKT saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menentukan penyebab mengapa sistem persinyalan tetap memberikan akses hijau meskipun ada situasi darurat di lapangan.