Perputaran Ekonomi UMKM di Kampung Ramadhan Jogokariyan Capai Ratusan Juta per Hari
Radar News - Berdasarkan riset internal Kampung Ramadan Jogokariyan satu pedagang diperkirakan mampu meraih omzet harian antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta
Yogyakarta -Masjid Jogokariyan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta kembali menggelar Kampung Ramadhan dengan jumlah lapak UMKM yang meningkat signifikan pada tahun 2026.
Jika tahun sebelumnya tercatat 360 pedagang, kini pasar sore Ramadan di sepanjang Jalan Jogokariyan diramaikan oleh 400 pedagang.
Ketua Panitia Kampung Ramadhan, Muhammad Falah Akbar, menjelaskan penambahan jumlah lapak terjadi berkat dukungan warga yang tahun lalu belum mengizinkan lahannya digunakan untuk berjualan.
Baca Juga :
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Dorong Pembangunan Daerah Lewat Setoran PBBKB Rp4,3 Triliun
“Tahun ini ada tambahan sekitar 50–60 kapling khusus untuk pasar sore,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Ragam kuliner yang ditawarkan pedagang semakin berwarna, mulai dari makanan tradisional khas Nusantara hingga sajian kekinian yang digemari anak muda.
Panitia memprediksi perputaran ekonomi yang cukup besar dari aktivitas pasar per hari.
Baca Juga :
Bukan Hanya Bank, Nasabah Juga Punya Andil ‘Telan’ Miliaran Rupiah Dana Tak Layak Bayar di Bali, Kata LPS
Berdasarkan riset internal, satu pedagang diperkirakan mampu meraih omzet harian antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Dengan total 400 pedagang, perputaran uang setiap hari mencapai ratusan juta rupiah.
Selain mendukung UMKM, Kampung Ramadhan Jogokariyan juga menghadirkan kegiatan keagamaan seperti kajian rutin sore dan malam hari, acara khusus ibu-ibu di pagi hari, serta iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan.
Pembukaan Kampung Ramadhan 1447 Hijriah berlangsung pada 18 Februari 2026 dengan dihadiri perwakilan Pemkot Yogyakarta, Pemda DIY, serta jajaran Pertamina Patra Niaga.
Baca Juga :
Kinerja Keuangan Bali Makin Kinclong: Kredit UMKM Jadi Motor Penggerak
Meski cuaca mendung, suasana penuh syukur mewarnai dimulainya kegiatan yang kini menjadi salah satu ikon Ramadan di Yogyakarta. ***
Share Articles
Kampung Ramadan Jogokariyan Kemantren Mantrijeron UMKM
Berita Lainnya
Bank Indonesia Dorong Literasi Hijau untuk Keberlanjutan Ekonomi Bali
Resmi Meluncur, Platform ‘Glidik’ Tawarkan Layanan Jasa dan Usaha Lokal Tanpa Potongan Komisi
Perlindungan Terjangkau, Manfaat Besar: BRILife AMKKM Jadi Andalan Masyarakat
Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Bali Tetap Lancar di Long Weekend Mei 2026
OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet, Bank Lebih Tenang Ambil Keputusan Bisnis
World Book Day di Denpasar: Literasi Jadi Pondasi Perubahan Sosial dan Ekonomi
Terkini
nasional
Bali United Bidik Kemenangan Pada Laga Pamungkas Di Dipta
17 Mei 2026, 14:45 WIB
tabanan
Sambut Hari Bakti, Pangdam IX/Udayana Kunjungi Anak Asuh dan Keluarga Pahlawan
17 Mei 2026, 12:54 WIB
travel
Apresiasi Turis yang Bayar Pungutan, Gubernur Bali Diingatkan Tetap Tegas Soal Aturan
17 Mei 2026, 11:32 WIB
ekbis
Bank Indonesia Dorong Literasi Hijau untuk Keberlanjutan Ekonomi Bali
17 Mei 2026, 10:39 WIB
travel
Belum Semua Turis Bayar Pungutan Asing, Pemprov Bali Siapkan Strategi Baru
17 Mei 2026, 07:22 WIB
yogyakarta
Libur Panjang, Puluhan Ribu Wisatawan ‘Serbu’Jogja dan Solo Lewat Jalur Kereta
17 Mei 2026, 06:47 WIB
travel
Menjelajah Rasa Mediterania Tanpa Keluar Jogja di Rey’s Kitchen Palagan
17 Mei 2026, 06:13 WIB
jawa timur
Band asal Malang Costive Hadirkan Nuansa Intim di ‘Soft Luck’
16 Mei 2026, 20:15 WIB
nasional
Yassierli Dorong Generasi Muda Sumbar Kuasai Skill Lewat AI
16 Mei 2026, 19:57 WIB
otomotif
Rahasia Performa Motor Honda: Pentingnya Oli Sesuai Kapasitas
16 Mei 2026, 15:05 WIB
Index Berita




