Pius Lustrilanang Sampaikan Sinyal Kemenangan Jokowi-JK Setelah Rekapitulasi Suara
Sumber Foto: Floresa.co
Sinyal Peristiwa

Pius Lustrilanang Sampaikan Sinyal Kemenangan Jokowi-JK Setelah Rekapitulasi Suara

Pius Lustrilanang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Gerindra yang terpilih dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) 1, memberikan sinyal mengenai kemungkinan kemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung pada 9 Juli lalu. Pernyataan ini disampaikan melalui akun Facebooknya pada Kamis, 17 Juli 2014, menyusul selesainya rekapitulasi suara di tingkat kabupaten.

Dalam catatan tersebut, Pius menjelaskan bahwa ia mencoba menghitung data dari formulir DB1 yang diunggah di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasil yang diperolehnya, menurut Pius, sejalan dengan data yang ditampilkan di situs kawalpemilu.org. Dari data yang diperoleh hingga pukul 10.20 WIB, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 47,17 persen suara, sementara Jokowi-JK memperoleh 52,82 persen.

Pernyataan Pius Lustrilanang

Pius Lustrilanang menegaskan pentingnya menghargai proses demokrasi, terlepas dari hasil yang diperoleh. Dalam unggahannya, ia menyampaikan, "Siapapun presidennya, yang menang adalah demokrasi yang telah kita pilih dan perjuangkan. Demokrasi adalah alat sekaligus tujuan." Ia juga berharap agar sistem demokrasi di Indonesia semakin matang dan dapat mendatangkan kemakmuran bagi rakyat.

Lebih lanjut, Pius menyampaikan harapannya agar semua pihak dapat menjalin persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghindari praktik politik yang tidak sehat. Ia mengapresiasi partai yang mampu menerima kekalahan dengan lapang dada dan siap beroposisi, serta mengingatkan bahwa sikap tersebut sama terhormatnya dengan kesiapan untuk memerintah bagi yang menang.

Refleksi pada Proses Politik

Pius juga menyampaikan pandangannya tentang peta politik Indonesia ke depan, yang kemungkinan akan dikuasai oleh dua kekuatan besar dalam bentuk koalisi partai. Ia menekankan pentingnya adanya check and balance dalam demokrasi, dan berharap para elit partai dapat memikirkan kepentingan jangka panjang daripada sekadar keinginan untuk berkuasa.

Dalam statusnya, Pius juga mencurahkan perasaannya mengenai kesediaan kubu Jokowi-JK untuk beroposisi. Ia berharap agar pihak tersebut dapat menunjukkan sikap ksatria dalam menerima kekalahan sebagai risiko yang wajar dalam politik.

Menanggapi pernyataan Pius, beberapa teman di Facebook memberikan komentar beragam. Beberapa dari mereka berharap agar Pius dapat menerima hasil pemilu dengan ikhlas, sementara yang lain memberikan tanggapan sinis terkait pandangannya.