Radar News - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) meluncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan riset yang relevan dan berdampak di tengah perkembangan kecerdasan buatan, transformasi digital, dan disrupsi teknologi.
Kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menghasilkan inovasi semakin meningkat. Hal ini mendorong banyak profesional, akademisi, dan peneliti untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral guna mengembangkan pengetahuan dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan.
Program Doktor Manajemen Teknologi UMN dirancang untuk menghasilkan peneliti, akademisi, dan pemimpin yang kompeten dalam bidang manajemen teknologi dan inovasi. Program ini mengintegrasikan pendekatan multidisiplin, menggabungkan aspek teknologi, manajemen, bisnis, dan kebijakan. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkontribusi secara akademik, tetapi juga menjawab tantangan di dunia industri dan pemerintahan.
Berbeda dengan pendidikan doktoral tradisional yang lebih fokus pada publikasi ilmiah, program ini menempatkan riset sebagai alat untuk menciptakan solusi. Mahasiswa dibimbing untuk mengidentifikasi masalah nyata, merancang metodologi penelitian yang tepat, dan menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan. Topik penelitian mencakup transformasi digital, tata kelola teknologi, kecerdasan buatan, keberlanjutan, dan pengembangan kebijakan berbasis teknologi.
UMN juga menyediakan ekosistem yang mendukung pengembangan penelitian, termasuk kolaborasi dengan mitra industri dan institusi pemerintah. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan berbasis riset, dengan harapan temuan penelitian dapat berkontribusi pada pengambilan keputusan dan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat. Pendaftaran untuk intake Januari 2027 kini dibuka, dengan informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi UMN.