Tugu Insurance dan BUMN Pertamina Tingkatkan Literasi Keuangan bagi UMKM di Solo
Radar News - UMKM selama ini menjadi salah satu pilar utama perekonomian Indonesia. Meski begitu, banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah masih berhadapan dengan tantangan sehari-hari—terutama soal literasi dan praktik pengelolaan keuangan yang sehat serta berkelanjutan.
Berangkat dari kebutuhan itu, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) melalui program CSR Bakti Tugu menggandeng Rumah BUMN Pertamina untuk memberikan pembekalan kepada UMKM binaan Rumah BUMN di Solo, Jawa Tengah. Kegiatan yang ditargetkan diikuti 100 peserta ini mengusung tema “Saatnya UMKM Naik Kelas: Pelatihan Cerdas Keuangan, UMKM Solo Melesat.”
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga ditujukan sebagai titik awal untuk memperluas wawasan peserta tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih rapi, perencanaan bisnis yang lebih terarah, serta perlindungan usaha dari risiko yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Dalam pelaksanaannya, Tugu Insurance menghadirkan trainer dan fasilitator berpengalaman dengan metode pelatihan interaktif yang dekat dengan konteks keseharian pelaku UMKM. Peserta didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus memperoleh arahan yang relevan dengan kondisi usaha masing-masing.
Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, mengatakan perusahaan saat ini menaruh perhatian pada dukungan bagi UMKM agar dapat berkembang melalui edukasi pengelolaan keuangan yang sesuai kebutuhan bisnis. Selain pembekalan, perseroan juga memberikan asuransi gratis kepada peserta pelatihan sebagai bentuk implementasi praktik perlindungan usaha dari risiko tak terduga, sekaligus memberi rasa aman saat menjalankan bisnis.
“UMKM adalah salah satu motor penggerak ekonomi bangsa. Melalui program ini, kami ingin membantu mereka lebih siap menghadapi tantangan bisnis sekaligus memperkuat daya saing di era ekonomi berkelanjutan,” ujar Dudi dalam keterangan tertulis (20/2/2026).
Materi pelatihan mencakup penguatan kemampuan mengelola keuangan usaha, termasuk membedakan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Peserta juga dibekali cara membuat pencatatan keuangan sederhana—mulai dari arus kas, laporan laba rugi, hingga pencatatan utang-piutang—serta pengenalan pentingnya perlindungan usaha melalui asuransi.
Melalui program ini, Tugu Insurance menargetkan semakin banyak UMKM yang bertumbuh lebih kuat, makin cakap mengelola keuangan, dan lebih tangguh menghadapi risiko, sehingga kontribusinya bagi perekonomian nasional ikut meningkat.
Sepanjang 2025, Tugu Insurance mencatat telah menyelenggarakan 12 kegiatan literasi keuangan di 9 kota dan mengedukasi hampir 4.000 orang dari beragam kelompok masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut disebut sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang dicanangkan OJK. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.




