100 Stan UMKM Ramaikan Ramadhan Fair di Singkawang
Sumber Foto: ANTARA News
Ekonomi

100 Stan UMKM Ramaikan Ramadhan Fair di Singkawang

Singkawang, Kalbar (ANTARA) - Sebanyak 100 stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memeriahkan Ramadhan Fair 1447 H yang digelar di Halaman Mess Daerah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

"Ramadhan Fair ini menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk memasarkan aneka kuliner khas Ramadhan, khususnya makanan dan minuman berbuka puasa," ujar Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Kamis.

Wali Kota menyampaikan bahwa penyelenggaraan Ramadhan Fair merupakan agenda tahunan yang tidak hanya bernilai religius, tetapi juga memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM lokal.

“Ramadhan Fair ini menyiapkan sebanyak 100 stan pasar juadah bagi pelaku usaha untuk menjual makanan dan minuman berbuka puasa, sehingga memudahkan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia menambahkan pasar juadah tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang, sehingga dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

“Bukan hanya umat Muslim saja, siapapun bisa menikmati makanan dan minuman di pasar juadah ini. Kami mengajak seluruh masyarakat Singkawang dan pengunjung untuk singgah dan mendukung UMKM lokal,” katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Ramadhan Fair 1447 H Dido Sanjaya mengatakan dari total 100 stan yang disiapkan, hingga saat ini sebanyak 80 stan telah terisi oleh pelaku UMKM dari berbagai sektor kuliner.

“Masih tersedia sekitar 20 stan yang saat ini masih menunggu konfirmasi dari pelaku UMKM lainnya. Kami optimistis seluruh stan akan terisi saat Ramadhan berlangsung penuh,” ujarnya.

Selain menyediakan fasilitas berjualan, panitia juga memastikan keamanan dan kenyamanan pelaku usaha selama kegiatan berlangsung, termasuk pengawasan terhadap barang dagangan yang tertinggal di area stan.

“Keamanan dan pengelolaan area menjadi tanggung jawab panitia agar para pelaku UMKM dapat berjualan dengan tenang,” kata Dido.

Panitia juga menyiapkan tenda khusus bagi komunitas dan kelompok masyarakat yang ingin melaksanakan buka puasa bersama di kawasan Ramadhan Fair, sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas sosial dan keagamaan selama Ramadhan.

Menurut Dido, Ramadhan Fair 2026 berlangsung sepanjang bulan Ramadhan dan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan UMKM, menghidupkan suasana kota, serta memperkuat peran Singkawang sebagai kota yang ramah, inklusif dan mendukung ekonomi kerakyatan.