6 Warna Cat Interior yang Akan Ditanggalkan pada 2026
Sumber Foto: kompas.com
Lifestyle

6 Warna Cat Interior yang Akan Ditanggalkan pada 2026

KOMPAS.com - Tren warna cat terus berubah dari waktu ke waktu. Warna yang terasa modern dan populer tahun ini, belum tentu menjadi tren di tahun berikutnya.

Padahal, cat memiliki peran penting dalam membentuk suasana rumah, bukan hanya soal estetika, tapi juga kenyamanan dan karakter ruang.

Oleh karena itu, sebelum menentukan pilihan, tidak ada salahnya mengetahui warna-warna yang diperkirakan mulai kehilangan pamornya.

Warna cat yang ketinggalan zaman di tahun 2026

Dilansir dari Real Simple, berikut ini 6 warna cat interior yang diprediksi mulai ditinggalkan pada 2026.

Merah tua

Warna merah tua, seperti burgundy dan maroon, dinilai terlalu kuat dan mendominasi ruang.

Desainer interior dan pembawa acara televisi, Shay Holland, menyebut warna-warna ini tidak memiliki daya tahan tren yang panjang.

Menurutnya, rumah akan sulit terasa nyaman ketika dinding terlalu “berteriak” dan menarik perhatian berlebihan.

Meski demikian, merah tua masih bisa digunakan sebagai aksen di ruang kecil, seperti toilet tamu. Namun, warna ini kurang disarankan untuk ruang keluarga atau konsep ruang terbuka.

Abu-abu dingin

Abu-abu pernah menjadi primadona sekitar satu dekade lalu. Hampir semua elemen interior, mulai dari cat dinding bahkan furnitur, menggunakan warna ini.

Meski sempat kembali populer, tren tersebut diprediksi kembali meredup.

Desainer interior, Amy Switzer mengatakan, nuansa abu-abu dingin dengan kesan kaku dan steril sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan rumah modern yang mengedepankan kehangatan dan kedalaman visual.

Hitam pekat

Hitam, termasuk nuansa arang gelap, dikenal sulit diaplikasikan pada hunian. Warna ini memberikan kesan dramatis, namun bagi banyak rumah justru terasa terlalu berat.

Switzer menilai penggunaan dinding hitam secara masif mulai ditinggalkan karena efek dramatisnya dianggap memudar akibat terlalu sering digunakan. Warna ini dinilai lebih cocok sebagai aksen, bukan warna utama.

Warna pastel terang

Warna pastel seperti biru muda dan merah muda cerah mulai kehilangan daya tarik. Meski terlihat ceria, warna-warna ini sering kali dianggap kurang memiliki kedalaman dan kesan elegan.

Para desainer menilai palet warna masa kini cenderung mengarah pada nuansa yang lebih kaya dan hangat.