Arsenal Pertahankan Puncak, Liverpool Berjuang untuk Tiket Eropa
Sumber Foto: Mureks
Internasional

Arsenal Pertahankan Puncak, Liverpool Berjuang untuk Tiket Eropa

Persaingan di Liga Primer Inggris musim 2025/2026 semakin memanas menjelang fase krusial.

Hingga Jumat, 20 Februari 2026, Arsenal berhasil mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen, sementara Liverpool harus berjuang keras untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa musim depan.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Arsenal Nyaman di Puncak, Namun Waspada

Hingga Jumat, 20 Februari 2026, Arsenal memimpin klasemen Liga Primer Inggris dengan koleksi 58 poin dari 27 pertandingan. Mereka mencatatkan 17 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 3 kekalahan, dengan selisih gol +32. Keunggulan ini menempatkan The Gunners lima poin di atas Manchester City yang berada di posisi kedua, meskipun City memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

Namun, performa Arsenal dalam lima pertandingan terakhir menunjukkan sedikit penurunan dengan raihan 8 poin (satu kekalahan, dua kemenangan, dua hasil imbang). Hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers baru-baru ini menjadi sorotan.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak menyembunyikan kekecewaannya pasca-pertandingan tersebut. Ia menyatakan timnya “tidak menunjukkan apa pun yang mendekati standar yang dibutuhkan di liga ini untuk menang” di babak kedua dan “kami harus menyalahkan diri sendiri.” Ia juga menekankan pentingnya “menghadapi rasa sakit” dan menunjukkan respons positif pada pertandingan berikutnya. Arsenal akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam laga tandang pada Minggu, 22 Februari.

Liverpool Terancam Absen dari Kompetisi Eropa

Di sisi lain, Liverpool berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. The Reds saat ini menempati posisi keenam di klasemen dengan 42 poin dari 26 pertandingan, hasil dari 12 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 8 kekalahan, dengan selisih gol +6. Posisi ini menempatkan mereka di luar empat besar tradisional yang menjamin tiket Liga Champions.

Dalam lima pertandingan terakhir, Liverpool mengumpulkan 7 poin (satu hasil imbang, dua kekalahan, dua kemenangan), termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland. Mereka terpaut dua poin dari Chelsea di posisi kelima (44 poin) dan tiga poin dari Manchester United di posisi keempat (45 poin).

Meskipun demikian, ada harapan bagi tim-tim Inggris untuk mendapatkan jatah Liga Champions kelima di musim 2026/2027, berkat peringkat koefisien UEFA Inggris yang kuat. Hal ini berarti finis di posisi kelima bisa saja cukup untuk lolos ke kompetisi klub paling elit di Eropa.

Manajer Liverpool, Arne Slot, baru-baru ini menjelaskan komentarnya yang sempat kontroversial mengenai gaya bermain yang lebih penting daripada trofi. Ia menegaskan, “Jika Anda tidak memainkan sepak bola yang bagus, [hampir] tidak mungkin untuk memenangkan sesuatu atau mencapai sesuatu yang berkelanjutan.” Slot juga mengakui adanya “perubahan besar, besar, besar” di Liga Primer musim ini dan perlunya timnya menemukan cara untuk mengatasi tim-tim yang bermain bertahan. Ia menyatakan kepuasannya atas mentalitas tim saat mengalahkan Sunderland, meskipun banyak peluang terbuang. Liverpool dijadwalkan bertandang ke markas Nottingham Forest pada Minggu, 22 Februari.

Dengan sisa musim yang semakin menipis, baik Arsenal maupun Liverpool akan menghadapi tekanan besar untuk mencapai target masing-masing. Performa konsisten dan kemampuan mengatasi tekanan akan menjadi kunci bagi kedua tim di sisa kompetisi.