Band Fearless Siap Gelar Tur Eropa, Tiru Keberhasilan Burgerkill
Grup band rock Fearless kini tengah memantapkan langkah besar untuk melebarkan sayap ke kancah internasional. Band yang mengusung konsep lintas negara ini telah menyusun rencana strategis untuk menggelar rangkaian tur ke Eropa pada penghujung tahun mendatang.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkenalkan karya mereka ke pasar global yang lebih luas. Inspirasi besar Fearless datang dari keberhasilan band-band cadas tanah air seperti Burgerkill dan Deadsquad yang telah lebih dulu sukses menembus panggung dunia.
Sebagai langkah awal, Fearless membidik negara Belgia dan Belanda sebagai destinasi utama tur mereka karena dianggap memiliki jaringan yang sesuai dengan musik mereka.
"Akhir tahun ini kami punya plan tur Eropa. Kami lihat kayak Burgerkill, Deadsquad, mereka cari link sendiri dengan tur di Eropa," ujar Fathan saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Baca berita lainnya di Liputan6.com Mewujudkan mimpi besar tersebut tentu memerlukan persiapan yang matang, mulai dari logistik hingga perhitungan biaya yang terperinci. Fearless memilih untuk bergerak secara gerilya dengan memulai penampilan dari panggung-panggung kecil atau gigs di kafe guna membangun atensi organik dari audiens lokal sebelum benar-benar berangkat."Pertama kita mau tahu dulu bujet kita berapa. Caranya gimana, ya kita tampil di gigs, kafe. Target kita dua saja, Belanda dan Belgia. Sebab itu network yang kita punya saat ini," ungkap Fathan. Selain rencana tur, Fearless juga tengah fokus merampungkan materi album mereka agar mencapai target 12 lagu. Sebelum terbang ke Eropa, mereka berencana menyapa pendengar di dalam negeri melalui promo tur ke beberapa kota, termasuk Surabaya. Meski menghadapi tantangan jarak karena sang vokalis berdomisili di Sarawak, Malaysia, mereka tetap optimis dengan kualitas materi yang dimiliki."Pertama lokasi, karena saya tinggal di Serawak. Tapi saya percaya produknya fearless, ini sesuatu yang lain. Tantangannya gimana produk kita dikenal di publik," kata Fathan. Terbentuk pada 13 Januari 2025, band yang beranggotakan Fathan (vokal), Edo (gitar), dan Arya (bass) ini memang sudah menargetkan pasar internasional sejak awal. Salah satu strategi utama mereka adalah konsisten menciptakan lagu dengan lirik berbahasa Inggris."Kita memang sengaja buat lagu Inggris karen target kita international. Kita ada pembicaraan lah dengan BMG Jerman, tapi syaratnya harus lagu bahasa Inggris," jelas Fathan.




