Batam Tampilkan Potensi Maritim di Euromaritime 2026, Tarik Minat Investor Prancis
Sumber Foto: beritaprioritas.com
Internasional

Batam Tampilkan Potensi Maritim di Euromaritime 2026, Tarik Minat Investor Prancis

PRIORITAS, 7/2/2026 (Batam): Dari Selat Malaka hingga jantung Eropa, Batam kembali mengibarkan benderanya di panggung perdagangan dunia. Partisipasi Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis, bukan sekadar kehadiran simbolik, melainkan penegasan posisi Batam sebagai simpul strategis jalur perdagangan global, penghubung arus logistik internasional, serta gerbang maritim Indonesia menuju pasar Eropa dan dunia.

Dalam ajang bergengsi sektor maritim Eropa tersebut, Batam tidak lagi dipromosikan sekadar sebagai kawasan industri penunjang, melainkan sebagai platform operasional industri maritim yang berada di jantung pelayaran Selat Malaka dan Singapura—salah satu rute tersibuk di dunia.

Pada sesi forum diskusi, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, tampil sebagai pembicara. Fary menegaskan bahwa daya saing Batam ditopang oleh tiga kekuatan utama: lokasi strategis, status Free Trade Zone (FTZ), dan ekosistem industri maritim yang telah solid.

“Batam tidak hanya unggul secara geografis, tetapi juga siap dari sisi industri. Kami berada di jalur perdagangan dunia dan siap menjadi mitra strategis dalam rantai pasok global,” ujar Fary di hadapan pelaku industri maritim Eropa.

Agenda BP Batam diawali dengan pertemuan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Marseille. Pihak KJRI menyatakan komitmen penuh mendukung langkah Batam memperluas jejaring kerja sama ekonomi Indonesia di kawasan Eropa.

Konsul Jenderal RI di Marseille, Dian Kusumaningsih, menilai kehadiran BP Batam di Euromaritime merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperkuat posisi kawasan strategis nasional di pasar global.

“Kehadiran BP Batam di Euromaritime mencerminkan meningkatnya perhatian dan kepercayaan internasional terhadap Batam sebagai mitra strategis di sektor maritim dan investasi,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari pelaku industri Eropa. Banyak perusahaan Prancis menyatakan ketertarikan menjajaki peluang kolaborasi, mulai dari desain kapal, industri pendukung perkapalan, hingga layanan maritim lainnya. Ketertarikan ini semakin kuat setelah mereka melihat skala industri galangan kapal di Batam, yang merupakan salah satu klaster terbesar dan paling terkonsentrasi di Asia Tenggara.

Peluang kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui agenda business matching yang dijadwalkan berlangsung di Batam pada Maret 2026.

Keikutsertaan BP Batam di Euromaritime turut didukung oleh sejumlah delegasi, antara lain Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar. Kehadiran delegasi ini mencerminkan sinergi kuat pemerintah–dunia usaha dalam memperkuat promosi investasi Batam di tingkat internasional.

Dengan capaian realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun sepanjang 2025, Batam tidak hanya mampu bertahan di tengah ketidakpastian global, tetapi juga menunjukkan kenaikan kelas: dari kawasan industri regional menjadi pemain yang semakin diperhitungkan dalam arsitektur maritim dunia.