Bazar Ramadan di Lebak Bulus Dorong Pemberdayaan UMKM
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Ekonomi

Bazar Ramadan di Lebak Bulus Dorong Pemberdayaan UMKM

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menghadiri pembukaan Bazar Ramadan yang digelar Majelis Taklim Darun Ni’mah di halaman Masjid Darun Ni’mah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/2). Kehadirannya menegaskan dukungan terhadap pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) warga setempat menjelang Ramadan.

Bazar tersebut menghadirkan berbagai produk kuliner dan kebutuhan harian hasil kreasi pelaku UMKM lingkungan sekitar. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendorong peningkatan pendapatan usaha kecil di tingkat komunitas.

Wibi menyebut kegiatan bazar memiliki dampak langsung terhadap perputaran ekonomi warga. Menurutnya, aktivitas jual beli di lingkungan masjid mampu memperkuat ekonomi mikro sekaligus mempererat kebersamaan.

"Bazar Ramadan menjadi momentum kebersamaan. Sekaligus penguatan ekonomi warga," jelas Wibi.

Ia menilai dukungan terhadap UMKM tidak hanya sebatas seremoni pembukaan acara. Partisipasi aktif warga dalam membeli produk lokal menjadi faktor penting agar pelaku usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.

"Kami mengajak warga sekitar untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut," tambahnya.

Menurut Wibi, Ramadan merupakan periode strategis bagi UMKM karena permintaan produk, khususnya kuliner, cenderung meningkat. Oleh sebab itu, fasilitasi ruang promosi seperti bazar perlu terus diperluas di berbagai wilayah Jakarta.

Ia juga menekankan bahwa penguatan ekonomi berbasis lingkungan mampu menjadi fondasi ketahanan ekonomi masyarakat. UMKM dinilai sebagai sektor yang paling cepat bergerak dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Selain bazar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan soft opening program bedah rumah bagi warga RT 10 RW 07. Namun, fokus utama kegiatan tetap diarahkan pada penguatan ekonomi melalui partisipasi aktif pelaku usaha kecil.

Ketua RT 10 RW 07, Okky Oktardiono, menyampaikan bahwa bazar menjadi ruang kolaborasi antarwarga. Ia menyebut keterlibatan pelaku UMKM lokal menunjukkan semangat kemandirian ekonomi di tingkat komunitas.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh pengembangan UMKM berbasis lingkungan di wilayah lain, partisipasi warga dinilai penting agar perputaran ekonomi di tingkat lingkungan semakin tumbuh selama Ramadan. Ramadan 2026 pun dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat daya saing usaha kecil di Jakarta Selatan.