BLACKPINK Raih Rekor Penjualan Album dan 100 Juta Subscribers di YouTube
Radar News - Hanya dalam hitungan hari, grup asuhan YG Entertainment ini berhasil menyapu bersih dua gelar monumental sekaligus penguasa penjualan album fisik tercepat dalam sejarah Hanteo. Keempat gadis ini juga menjadi artis musik pertama di dunia yang menembus angka 100 juta pelanggan di platform YouTube.
Ledakan Penjualan Album Fisik BLACKPINK
Keberhasilan album DEADLINE dimulai sejak detik pertama perilisannya di pasar global. Mengutip laporan dari Soompi, album tersebut mencatatkan angka penjualan yang mencengangkan, yakni sebanyak 1.461.785 kopi hanya dalam kurun waktu 24 jam. Angka fantastis ini secara resmi menumbangkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh grup aespa dengan album My World (1,37 juta kopi).
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa meski para anggotanya sempat disibukkan dengan aktivitas solo yang masif, kohesi mereka sebagai grup tetap menjadi magnet utama bagi BLINK. Dikutip dari The Korea Times menyebutkan bahwa skala peluncuran kali ini berada pada level yang berbeda. "EP terbaru BLACKPINK, DEADLINE, hampir menyentuh angka 1,5 juta penjualan pada hari pertama perilisannya, menandai kembalinya mereka dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi artis wanita K-Pop," tulis media tersebut.
Sejarah Baru di Jagat Digital YouTube
Prestasi BLACKPINK tidak hanya terbatas pada kepingan CD fisik. Beberapa hari sebelum album meluncur, tepatnya pada 21 Februari 2026, jagat maya lebih dulu dihebohkan dengan pencapaian digital mereka. Dilansir oleh KED Global, BLACKPINK resmi menjadi artis atau musisi pertama di seluruh dunia yang berhasil melampaui 100 juta subscribers di YouTube.
Pencapaian ini menempatkan mereka di posisi yang bahkan belum pernah dicapai oleh bintang pop Barat mana pun. Sebagai bentuk apresiasi atas pengaruh masif ini, YouTube menganugerahi mereka Red Diamond Creator Award. "Blackpink menjadi grup musik pertama yang melampaui tonggak sejarah 100 juta pelanggan YouTube, sebuah pencapaian yang membuktikan pengaruh mereka yang tak tertandingi di platform video terbesar di dunia tersebut," ungkap.
Dilansir dari The Korean Times, pihak YG Entertainment memberikan pernyataan resmi yang menekankan pentingnya peran penggemar dalam perjalanan karir grup tersebut. "Kami sangat berterima kasih atas cinta yang luar biasa dari BLINK di seluruh dunia. Angka penjualan DEADLINE dan pencapaian 100 juta subscribers ini adalah bukti nyata bahwa pengaruh musik BLACKPINK telah melampaui batasan genre dan negara," tulis pihak agensi.
Salah satu member, Rose, juga mengungkapkan rasa harunya dalam sebuah wawancara eksklusif. "Kami mengerjakan album DEADLINE dengan seluruh hati kami. Melihat angka-angka ini membuat kami merasa sangat terharu, namun yang terpenting bagi kami adalah pesan dalam musik ini sampai ke telinga para penggemar yang sudah setia menunggu kami," ujar Rose sebagaimana dilansir dari Soompi.
Senada dengan itu, Lisa, yang sering disebut sebagai 'Ratu Media Sosial', mengaku terkejut dengan angka 100 juta pelanggan di YouTube. "Menembus 100 juta subscribers terasa seperti mimpi. YouTube adalah tempat kami berbagi cerita sejak awal debut, dan merayakan pencapaian ini bersama BLINK adalah kado terindah untuk comeback kali ini," ungkapnya kepada KED Global.
Keberhasilan DEADLINE juga membawa dampak signifikan pada industri hiburan Korea Selatan secara keseluruhan. Lagu utama mereka yang berjudul "GO" langsung melesat ke posisi puncak tangga lagu iTunes Top Songs di lebih dari 32 negara segera setelah dirilis. Kekuatan digital ini, ditambah dengan jumlah penayangan video musik yang mencapai belasan juta dalam hitungan jam.




