BNPB Catat Lebih dari 400 Peristiwa Bencana di Indonesia pada Awal Tahun 2020
Sumber Foto: Jawa Pos
Sinyal Peristiwa

BNPB Catat Lebih dari 400 Peristiwa Bencana di Indonesia pada Awal Tahun 2020

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa lebih dari 400 peristiwa bencana terjadi di Indonesia hingga pertengahan Februari 2020. Bencana yang paling banyak terjadi adalah bencana hidrometeorologi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangan tertulisnya menyatakan, "Bencana hidrometeorologi paling dominan terjadi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 94 orang dan dua orang hilang."

Jenis bencana hidrometeorologi yang paling sering dilaporkan pada awal tahun ini terdiri dari:

  • Banjir: 171 kejadian
  • Puting beliung: 155 kejadian
  • Tanah longsor: 98 kejadian
  • Gelombang pasang atau abrasi: 2 kejadian

Agus menambahkan bahwa bencana banjir merupakan penyebab utama korban jiwa, dengan 86 orang meninggal dunia. Selain itu, tanah longsor menyebabkan lima korban jiwa, sementara puting beliung mengakibatkan tiga korban jiwa.

“Dari catatan BNPB, dampak bencana banjir memberikan efek yang paling besar dibandingkan jenis bencana lainnya. Total kejadian bencana dari awal tahun hingga minggu ketiga Februari 2020 mencapai 455 kejadian,” ungkap Agus.

Selain menimbulkan korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk tempat tinggal dan fasilitas publik. Data menunjukkan:

  • Rumah rusak berat: 2.512 unit
  • Rumah rusak sedang: 1.725 unit
  • Rumah rusak ringan: 6.707 unit

Kerusakan pada infrastruktur lainnya meliputi:

  • Fasilitas pendidikan: 142 unit
  • Fasilitas peribadatan: 121 unit
  • Fasilitas perkantoran: 47 unit
  • Fasilitas kesehatan: 11 unit

Agus juga mencatat bahwa dari total kerusakan ini, hanya lima rumah dengan kategori rusak sedang yang disebabkan oleh gempa bumi, sedangkan sisanya terkait dengan bencana hidrometeorologi.

Lebih dari 994.932 orang diperkirakan menderita dan mengungsi akibat bencana yang terjadi pada awal tahun 2020. Agus mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana di masing-masing wilayah.

Tiga provinsi dengan jumlah kejadian bencana tertinggi adalah:

  • Jawa Tengah: 119 kejadian
  • Jawa Barat: 72 kejadian
  • Jawa Timur: 69 kejadian