BPBD Gresik Catat 25 Kejadian Bencana Akibat Cuaca Buruk, Angin Kencang Dominasi
JawaPos.com - Cuaca buruk yang melanda Gresik dalam sebulan terakhir telah menimbulkan banyak dampak negatif. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat total 25 kejadian bencana yang terjadi selama bulan Januari 2026, dengan potensi kondisi serupa masih bisa berlanjut hingga akhir bulan.
Kepala BPBD Gresik, Sukardi, menyatakan bahwa angin kencang menjadi penyebab utama dari banyak kejadian bencana tersebut. Dari total 25 kejadian, sebanyak 17 di antaranya disebabkan oleh angin kencang. Kejadian ini berakibat pada tumbangnya pohon-pohon dan kerusakan pada beberapa rumah.
Selain itu, kondisi cuaca yang ekstrem juga mempengaruhi aktivitas melaut. Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, mengungkapkan bahwa banyak nelayan yang mengeluhkan kondisi cuaca yang tidak mendukung akibat musim angin barat yang sedang berlangsung. Hal ini memaksa nelayan untuk menghentikan aktivitas melaut karena adanya peningkatan gelombang yang berbahaya.
Polres Gresik telah mengeluarkan imbauan kepada Ketua Rukun Nelayan setempat untuk mengingatkan anggota nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. "Kami mengimbau agar nelayan membatasi diri untuk melaut, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem," tambah Nyoman Ardita.
Dengan perhatian yang serius terhadap potensi cuaca buruk ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana yang dapat terjadi.




