PEKANBARU – Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, mengajak seluruh kader partainya untuk menjaga soliditas dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan. Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden keributan yang melibatkan dua kader di DPRD Riau, yang dinilai telah mencederai citra partai dan lembaga legislatif.
Doli menekankan pentingnya kedewasaan dalam berpolitik, terutama bagi wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat. "Sebagai anggota dewan, kita harus menunjukkan sikap yang baik dan menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang konstruktif," ujarnya.
Insiden yang terjadi setelah rapat Badan Anggaran (Banggar) tersebut, menurut Doli, seharusnya bisa dihindari dengan komunikasi yang lebih baik. Ia berharap kedua kader yang terlibat dapat segera berdialog dan menemukan solusi yang saling menguntungkan tanpa harus memperpanjang masalah.
Doli juga mengingatkan bahwa solidaritas antar kader sangat penting untuk menjaga nama baik Partai Golkar. "Kita harus bersatu dan tidak membiarkan persoalan internal merusak citra partai di mata publik," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Doli juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau atas insiden yang terjadi. Ia berharap ke depan, semua kader dapat lebih bijak dalam bertindak dan menjaga keharmonisan di dalam partai.
Dengan semangat kebersamaan, Doli mengajak jajaran DPD Partai Golkar Riau untuk segera memfasilitasi pertemuan antara kedua pihak yang terlibat, guna mencari jalan keluar yang damai dan menghindari gesekan di antara pendukung masing-masing.