Dukung 200.000 UMKM, Pemerintah Siapkan Banpres di Sumatra
Sumber Foto: Harianjogja.com
Ekonomi

Dukung 200.000 UMKM, Pemerintah Siapkan Banpres di Sumatra

Home > News

Alifian Asmaaysi

Sunartono

Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA —Program banpres UMKM Sumatra tengah dimatangkan pemerintah untuk membantu pelaku usaha mikro terdampak bencana di wilayah Sumatra. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menargetkan 200.000 pelaku usaha yang belum tersentuh akses perbankan sebagai penerima bantuan presiden tersebut.

Skema bantuan ini difokuskan bagi UMKM yang belum memperoleh pembiayaan dari bank, baik dalam bentuk kredit pinjaman komersial maupun kredit usaha rakyat (KUR). Menteri UMKM Maman Abdurahman menegaskan, kelompok inilah yang menjadi perhatian utama dalam penyaluran banpres UMKM Sumatra.

Advertisement

"Pada kesempatan kali ini, perlu kami sampaikan bahwa yang menjadi perhatian khususnya kita, yakni untuk UMKM yang memang mereka tidak mendapat akses ke bank. Ini masih kita terus lakukan penetapan," jelasnya dalam rapat koordinasi bersama Pimpinan DPR RI, Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan data Kementerian UMKM, jumlah pelaku usaha mikro yang hingga kini belum memiliki akses perbankan mencapai sekitar 200.000 orang. Pemerintah merencanakan masing-masing penerima memperoleh banpres UMKM Sumatra sebesar Rp3 juta per orang.

BACA JUGA

Ramadan Hijau di Istiqlal, Menag Tekankan Spirit Lembut

Revitalisasi SMA-SMK DIY 2026, 29 Sekolah Dapat Rp21,6 Miliar

Dengan asumsi tersebut, total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp600 miliar. Angka ini masih dalam pembahasan lintas kementerian dan lembaga sebelum diputuskan secara final.

Saat ini, usulan penyaluran banpres UMKM Sumatra masih dalam tahap koordinasi dengan sejumlah kementerian/lembaga (K/L), antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretaris Negara, serta Kementerian PPN/Bappenas.

"Kita sedang bicarakan dengan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kemensetneg dan pemerintah daerah, yaitu bagi UMKM yang mereka belum mendapat akses pada bank, ini perlu disentuh agar ekonomi bergerak di d bawah," tambahnya.

Selain menyiapkan banpres UMKM Sumatra, pemerintah juga membuka opsi keringanan pembiayaan bagi pelaku UMKM terdampak banjir di wilayah Aceh—Sumatra. Skema relaksasi tersebut mencakup pembekuan (freeze) cicilan, restrukturisasi kredit, hingga potensi pemutihan pinjaman.

Kebijakan relaksasi ini, sebagaimana dicatat Bisnis, merujuk pada Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 2 Tahun 2026 tentang relaksasi bagi UMKM yang meminjam KUR maupun kredit non-KUR sebelum terjadinya bencana banjir.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menjelaskan kebijakan tersebut diharapkan memberi kepastian bagi pelaku usaha yang tengah mencicil pinjaman.

"Nantinya UMKM-UMKM kita yang sedang meminjam kredit usaha rakyat itu dapat mengetahui fasilitasi yang sudah diberikan oleh pemerintah, keringanan-keringanan yang diberikan oleh pemerintah untuk pembayaran cicilannya atau freeze atau dilakukan restrukturisasi," jelasnya, seraya menambahkan bahwa skema banpres UMKM Sumatra dan relaksasi pembiayaan diharapkan mampu menjaga daya tahan usaha kecil agar tetap bergerak di tengah tekanan pascabencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Tag: umkm

Advertisement

Berita Terkait

Kurda Jadi Senjata untuk Penguatan Modal UMKM di Gunungkidul

Menteri UMKM Soroti Impor Ilegal Libatkan Kargo dan Oknum Bea Cukai

600 UMKM Karangtengah Bantul Didorong Naik Kelas

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Berita Terbaru

Direktur Kontraterorisme AS Joseph Kent Mundur, Tolak Perang Iran

News | 28 minutes ago

AS Dinilai Belum Siap Hadapi Ancaman Drone Iran

News | 58 minutes ago

KPK Bantah Klaim Gus Alex soal Aliran Uang ke Yaqut

News | 1 hour ago

Arus Mudik GT Cikampek Utama Naik 201 Persen

News | 1 hour ago

Advertisement

Iran Serang Israel dan Pangkalan AS, Konflik Kian Memanas

News | 1 hour ago

Pemerintah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM 2026

News | 2 hours ago

Arus Pantura Cirebon H-4 Lebaran 2026 Meningkat Tajam

News | 2 hours ago

Intelijen AS: Iran Kian Kuat di Tengah Serangan AS-Israel

News | 2 hours ago

Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Tapi Iran Masih Bungkam

News | 5 hours ago

Advertisement

China Kirim Bantuan ke Iran-Irak, Strategi Kemanusiaan?

News | 6 hours ago

Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?

News | 8 hours ago

MK Buka Opsi Pensiun Pejabat Berubah Jadi Uang Kehormatan

News | 8 hours ago

Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Cipali Disiapkan One Way

News | 8 hours ago

Di Balik Penahanan Yaqut, Gus Alex Ungkap Versi Berbeda

News | 9 hours ago

Advertisement

Serangan Iran Ganggu Pasokan Harga Minyak Melonjak Lagi

News | 10 hours ago