Festival Ngerandu Buko: Pasar Takjil Ramadhan Dongkrak Ekonomi UMKM Banyuwangi
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Memasuki Ramadan 2026, puluhan pasar takjil digelar di seluruh kecamatan di Banyuwangi. Kegiatan yang dikemas dalam Festival Ngerandu Buko tersebut melibatkan sekitar ribuan pelaku UMKM di 78 titik pasar takjil sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat arus bawah.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi setiap Ramadan selalu mendukung penyelenggaraan pasar takjil hingga ke tingkat desa. Menurut Ipuk, pasar takjil menjadi momentum meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat kecil sekaligus membangkitkan sektor UMKM.
“Di tiap Ramadan kami selalu mendukung digelarnya pasar takjil, karena ini adalah momentum untuk meningkatkan ekonomi arus bawah. Kami sudah minta camat untuk mendukung dan menggelar pasar takjil di tiap kecamatan,” kata Ipuk saat membuka Festival Ngerandu Buko di Pantai Marina Boom, Kamis, 19 Februari 2026.
Ngerandu Buko merupakan istilah dalam bahasa Osing yang berarti menunggu waktu berbuka puasa. Di setiap kecamatan, pasar takjil digelar di 2 hingga 5 titik untuk memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan berbuka sekaligus memperluas peluang usaha pelaku UMKM lokal.
“Kami sangat mendukung digelarnya pasar takjil. Namun, kami minta agar tetap menjaga kebersihan dan kelancaran lalu lintas. Jangan sampai pasar takjil mengganggu arus lalu lintas,” ujar Bupati Ipuk.
Untuk wilayah perkotaan, pasar takjil digelar di dua titik, yakni Pantai Marina Boom dan Jalan Brigjen Katamso. Di Pantai Marina Boom digunakan sebagai lokasi pasar takjil Ramadan melalui kerja sama dengan Pelindo Properti Indonesia.
“Tahun ini kita kerja sama dengan PPI agar pasar takjil bisa digelar di sini,” kata Ipuk.
General Manager PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) Banyuwangi, Nurilma Septanti mengatakan, Selama Festival Ngerandu Buko, pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk kawasan, cukup membayar biaya parkir kendaraan. Lokasi pasar takjil juga dinilai menarik karena berada di dekat dermaga kapal yacht sehingga pengunjung dapat menikmati suasana pantai saat berburu takjil.
“Jadi bisa berburu takjil sambil berwisata menikmati keindahan sunset di pantai Boom Marina,” ucap Tanti panggilan akbrab Nurilma Septanti.
Pengunjung pasar takjil, Wanda, mengaku senang dengan lokasi pasar takjil di kawasan pantai Boom Marina. menurutnya selain bisa ngabuburit, harga makanan yang dijual juga dinilai terjangkau bagi masyarakat.
“Sekalian ngabuburit menikmati pantai. Di sini juga harga makanannya terjangkau,” ujar Mila.




