India Kembangkan Balon Udara Pengintai dengan Radar AESA untuk Pengawasan Perbatasan
Pengenalan Sistem Pengawasan Udara
India telah mengambil langkah signifikan dengan mengembangkan sistem pengawasan berbasis balon udara, yang dikenal sebagai Low Level Airborne Ground Surveillance System. Sistem ini mirip dengan balon observasi Sky Dew Aerostat yang digunakan oleh beberapa negara, termasuk Israel dan Arab Saudi, untuk mengawasi wilayah perbatasan.
Inisiatif DRDO
Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO), yang berada di bawah Kementerian Pertahanan, memimpin pengembangan radar ringan dan kompak yang dirancang khusus untuk platform balon. Proyek ini didukung oleh skema Technology Development Fund (TDF), dengan fokus pada desain dan produksi yang sepenuhnya dilakukan di dalam negeri.
Spesifikasi Radar
Radar yang dikembangkan untuk balon ini harus memenuhi batasan ketat dalam hal ukuran, berat, dan daya. Spesifikasi tersebut mencakup:
- Berat maksimum radar di bawah 20 kilogram.
- Dimensi radar sekitar 0,5 × 0,5 × 0,3 meter.
- Kemampuan deteksi hingga 50–100 km.
- Mampu mendeteksi objek dengan radar cross-section (RCS) kecil, seperti drone, pada jarak 10–20 km.
- Pelacakan lebih dari 100 objek udara secara bersamaan.
- Fitur klasifikasi target untuk membedakan antara drone dan burung.
Konsumsi Daya dan Ketahanan Cuaca
Radar ini juga dirancang untuk memiliki konsumsi daya rendah, yaitu di bawah 500 W, dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, dengan rentang suhu operasional dari -20°C hingga +55°C. Selain itu, radar ini dirancang untuk tahan terhadap angin kencang dan interferensi elektromagnetik.
Integrasi dengan Sistem yang Ada
Radar harus kompatibel dengan sistem berbasis jaringan yang sudah ada di India, termasuk sistem kendali pertahanan udara Akashteer, serta mampu melakukan fusi data dengan sensor optik atau inframerah.
Biaya dan Produksi
Radar ini akan dikembangkan dalam kategori 100% IDDM (Dirancang, Dikembangkan, dan Diproduksi Secara Lokal), dengan target biaya unit di bawah ₹10 crore.
Keunggulan Sistem Balon Udara
Sistem berbasis balon, atau aerostat, memiliki keunggulan dalam hal durasi penerbangan yang lama dan cakupan wilayah yang luas dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan drone atau pesawat berawak. Sistem ini sangat efektif untuk pengawasan perbatasan dan pemantauan wilayah pesisir.
Upaya DRDO dalam Pengawasan Udara
Inisiatif pengembangan radar ini merupakan bagian dari proyek yang lebih luas dari DRDO untuk menciptakan platform pengawasan udara yang lebih ringan. Sebelumnya, DRDO juga telah berhasil menguji Platform Pesawat Udara Stratosfer pada ketinggian sekitar 17 km pada Mei 2025, yang membuka peluang untuk pengawasan jangka panjang dari stratosfer.




