India telah mengambil langkah signifikan dengan mengembangkan sistem pengawasan berbasis balon udara, yang dikenal sebagai Low Level Airborne Ground Surveillance System. Sistem ini mirip dengan balon observasi Sky Dew Aerostat yang digunakan oleh beberapa negara, termasuk Israel dan Arab Saudi, untuk mengawasi wilayah perbatasan.
Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO), yang berada di bawah Kementerian Pertahanan, memimpin pengembangan radar ringan dan kompak yang dirancang khusus untuk platform balon. Proyek ini didukung oleh skema Technology Development Fund (TDF), dengan fokus pada desain dan produksi yang sepenuhnya dilakukan di dalam negeri.
Radar yang dikembangkan untuk balon ini harus memenuhi batasan ketat dalam hal ukuran, berat, dan daya. Spesifikasi tersebut mencakup:
Radar ini juga dirancang untuk memiliki konsumsi daya rendah, yaitu di bawah 500 W, dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, dengan rentang suhu operasional dari -20°C hingga +55°C. Selain itu, radar ini dirancang untuk tahan terhadap angin kencang dan interferensi elektromagnetik.
Radar harus kompatibel dengan sistem berbasis jaringan yang sudah ada di India, termasuk sistem kendali pertahanan udara Akashteer, serta mampu melakukan fusi data dengan sensor optik atau inframerah.
Radar ini akan dikembangkan dalam kategori 100% IDDM (Dirancang, Dikembangkan, dan Diproduksi Secara Lokal), dengan target biaya unit di bawah ₹10 crore.
Sistem berbasis balon, atau aerostat, memiliki keunggulan dalam hal durasi penerbangan yang lama dan cakupan wilayah yang luas dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan drone atau pesawat berawak. Sistem ini sangat efektif untuk pengawasan perbatasan dan pemantauan wilayah pesisir.
Inisiatif pengembangan radar ini merupakan bagian dari proyek yang lebih luas dari DRDO untuk menciptakan platform pengawasan udara yang lebih ringan. Sebelumnya, DRDO juga telah berhasil menguji Platform Pesawat Udara Stratosfer pada ketinggian sekitar 17 km pada Mei 2025, yang membuka peluang untuk pengawasan jangka panjang dari stratosfer.