Inovasi Teknologi AI dalam Pemantauan Gangguan Perangkat di Hunian Modern
Sumber Foto: Jawa Pos
Pantau Radar

Inovasi Teknologi AI dalam Pemantauan Gangguan Perangkat di Hunian Modern

Di era digital saat ini, hampir seluruh aspek kehidupan sehari-hari terhubung dengan internet. Mulai dari pendidikan anak, belanja daring, hingga pekerjaan dari rumah, kebutuhan akan koneksi internet yang cepat dan stabil menjadi hal yang sangat penting bagi setiap rumah tangga.

Kualitas sebuah hunian kini tidak hanya dinilai dari fasilitas fisik yang tersedia, tetapi juga dari kesiapan infrastruktur digital yang mendukung gaya hidup modern yang serba terhubung. Hal ini terlihat dalam pengembangan kawasan hunian Mustikaland, hasil kolaborasi antara PT Mega Akses Persada (FiberStar) dan PT Cyberindo Aditama (CBN).

Implementasi Teknologi AI

Marcelus Ardiwinata, Commerce & Network Director FiberStar, menjelaskan bahwa kawasan hunian ini menerapkan otomatisasi berbasis Kecerdasan Buatan (AI) melalui sistem Network Management System (NMS).

"Untuk otomatisasi, kami menggunakan sistem NMS yang memiliki koleksi data yang dapat dimanfaatkan AI untuk mengidentifikasi berbagai masalah. Semua ini berbasis dari NMS," kata Marcelus di Mustika Garden Tamansari, Bekasi, Jawa Barat.

Ia menambahkan bahwa terdapat juga Auto Configuration System (ACS) yang menggunakan teknologi TR-069 untuk mendeteksi berbagai gangguan pada perangkat-perangkat di rumah.

Konektivitas Internet yang Handal

Kawasan hunian Mustikaland memanfaatkan teknologi Fiber To The Home (FTTH) dengan dukungan XG-PON, yang memungkinkan jaringan internet berkapasitas tinggi langsung ke rumah. "XG-PON bisa mencapai kapasitas hingga 10 GB. Kami juga menggunakan teknologi DWDM dan MPLS untuk akses backbone," jelasnya.

Dengan teknologi ini, kecepatan akses internet tidak menjadi masalah. Satu kabel serat optik dapat mengirimkan beberapa sinar sekaligus, dan satu core kabel dapat mencapai 30 TB.

Komitmen Pengembang terhadap Infrastruktur Digital

David Sudjana, CEO Mustikaland Development, menekankan bahwa kerja sama dengan FiberStar merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. "Kami tidak hanya membangun rumah fisik, tetapi juga memastikan infrastruktur pendukung gaya hidup digital, termasuk konektivitas internet yang andal," ujarnya.

Dengan hadirnya layanan FiberStar, nilai tambah hunian kini tidak hanya terletak pada akses internet berkecepatan tinggi, tetapi juga pada peningkatan daya saing properti di pasaran. Ketersediaan jaringan digital yang terintegrasi membuka peluang bagi pengembang untuk menciptakan konsep hunian berbasis teknologi yang lebih modern dan terhubung.