Inter Milan Fokus Kembali ke Serie A Usai Kekalahan di Liga Champions
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Internasional

Inter Milan Fokus Kembali ke Serie A Usai Kekalahan di Liga Champions

MILAN - Inter Milan harus segera bangkit dari kekecewaan di pentas Eropa saat bertandang ke markas Lecce dalam lanjutan Serie A, Sabtu (21/2), di Stadio Via del Mare. Meski baru saja dipermalukan Bodo/Glimt di Liga Champions, Nerazzurri tetap difavoritkan dalam perburuan Scudetto setelah mencatat enam kemenangan beruntun di kompetisi domestik.

Pada laga leg pertama playoff Liga Champions, Inter Milan takluk 1-3 dari Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion. Bertanding di suhu ekstrem, lapangan sintetis, dan atmosfer yang tak bersahabat di atas Lingkar Arktik, Inter gagal memenuhi status unggulan. Kekalahan itu membuat mereka terancam gagal melaju ke babak 16 besar.

Namun di Serie A, tim asuhan Cristian Chivu masih kokoh. Mereka unggul tujuh poin atas rival sekota AC Milan di posisi kedua. Kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus dalam Derby d’Italia pekan lalu, lewat gol menit ke-90 Piotr Zielinski, menjadi penegasan dominasi Inter yang kini memenangi 12 dari 13 laga liga terakhir, termasuk delapan kemenangan tandang beruntun.

Setelah menang 1-0 atas Lecce bulan lalu di San Siro, Inter memburu kemenangan ganda musim ini. Statistik juga berpihak pada tim tamu: Lecce tak pernah menang dalam sembilan pertemuan liga terakhir melawan Inter dan sudah 222 menit tanpa mencetak gol ke gawang mereka di Via del Mare.

Meski demikian, tuan rumah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. US Lecce kini berada di peringkat ke-17 dengan 24 poin, unggul tiga angka dari zona degradasi. Pasukan Eusebio Di Francesco baru saja meraih dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan penting di Cagliari lewat gol Ylber Ramadani dan Omri Gandelman.

Produktivitas memang masih menjadi persoalan Lecce musim ini, tetapi empat gol dalam dua laga terakhir memberi harapan baru. Lameck Banda kembali tersedia usai menjalani skorsing dan menjadi top skor sementara tim dengan tiga gol liga.

Di kubu Inter, rotasi kemungkinan dilakukan mengingat leg kedua kontra Bodo/Glimt di San Siro sudah menanti. Kapten Lautaro Martinez dipastikan absen akibat cedera betis. Opsi lini depan mengerucut pada Marcus Thuram atau Ange-Yoan Bonny untuk mendampingi Francesco Pio Esposito, pencetak gol tunggal Inter di Norwegia.

Selain Lautaro, Inter juga tanpa wing-back Denzel Dumfries yang cedera, serta dua gelandang andalan yang terkena skorsing, Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu. Situasi ini membuka jalan bagi Zielinski untuk tampil sejak awal dan memburu gol ke-50 di Serie A, capaian yang akan menyamai rekor Arkadiusz Milik sebagai pemain Polandia tersubur sepanjang sejarah liga Italia.

Dengan fokus terbagi antara kompetisi domestik dan Eropa, Inter tetap diunggulkan atas Lecce yang hanya meraih tiga kemenangan kandang dari 13 laga musim ini. Namun jika lengah, tekanan jadwal padat bisa menjadi batu sandungan bagi ambisi ganda Nerazzurri musim ini.