Kapolri Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Sumatera Barat, Akses Masyarakat Segera Pulih
Sumber Foto: Jawa Pos
Pantau Radar

Kapolri Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Sumatera Barat, Akses Masyarakat Segera Pulih

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan terhadap pembangunan jembatan bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jembatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses masyarakat yang terdampak bencana.

Pemantauan tersebut dilakukan secara virtual dari Mapolda Sumatera Utara, di tengah kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan oleh Polri. Bantuan yang diberikan berupa 22 kontainer logistik yang ditujukan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan beberapa kegiatan, pertama tadi kita laksanakan pengecekan terkait dengan progres pembangunan jembatan bailey khususnya di wilayah Agam, Sumbar,” ungkap Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga berinteraksi dengan masyarakat setempat melalui sambungan virtual. Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian dan masyarakat bekerja sama untuk memastikan jembatan dapat segera digunakan. “Harapan kita jembatan tersebut bisa segera digunakan,” tambahnya.

Pembangunan jembatan bailey dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Subarang Aia dan Sawah Laweh, yang sebelumnya mengalami kerusakan akses akibat bencana. Jembatan sementara ini dianggap sangat penting untuk mempercepat mobilitas warga dan mendukung kelancaran aktivitas sosial serta perekonomian masyarakat setempat.

Kapolri menjelaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, di mana pemerintah terus mendorong pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain perbaikan jembatan, pemerintah juga memprioritaskan kelancaran distribusi bantuan logistik. Upaya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang terdampak terus dilakukan. “Kami terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan, di sisi lain melakukan perbaikan terkait huntara dan huntap di beberapa tempat untuk mendukung kolaborasi dengan TNI dan kementerian serta lembaga terkait,” tutup Sigit.