Keunggulan Teknik Press pada Door Trim dalam Restorasi Interior Mobil
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Keunggulan Teknik Press pada Door Trim dalam Restorasi Interior Mobil

BEKASI, KOMPAS.com — Salah satu indikator restorasi interior mobil yang benar-benar rapi dan mendekati orisinal dapat dilihat dari bagian door trim.

Meskipun sering kali terabaikan, door trim menjadi faktor pembeda antara hasil pengerjaan yang sekadar rapi dengan yang benar-benar presisi seperti bawaan pabrik.

Teknik Press

Stefaan Ardino, pemilik Java Seat, workshop spesialis interior fabric mobil di Bekasi, Jawa Barat, menjelaskan bahwa tidak semua door trim dibuat dengan cara dijahit.

Pada mobil-mobil tertentu, bagian ini dibuat dengan teknik press, yang menyerupai proses asli pabrik.

"Kalau di tempat lain, door trimnya (kain dan bahan vinilnya) biasanya dijahit. Kalau kita bisa di-press seperti aslinya Starlet, itu nilai plusnya,” ungkap Stefaan saat diwawancarai di Bekasi, pekan lalu.

Kemampuan melakukan teknik press pada door trim ini tergolong langka di Indonesia.

Sebab, tidak semua bengkel memiliki alat dan keahlian khusus untuk melakukannya. “Kenapa kita bilang restore? Karena memang kita punya produk yang sulit dicari, yaitu kemampuan untuk nge-press itu,” tuturnya.

Biaya Restorasi

Sebagai contoh, Stefaan menjelaskan tentang pengerjaan restorasi untuk Toyota Starlet, yang mencakup plafon dan karpet.

Biaya untuk proyek restorasi ini dapat mencapai Rp 16 juta, tergantung pada kondisi mobil. “Apa yang bikin harganya segitu? Karena kita punya spesialisasi di door trim yang bisa di-press," ujarnya.

Untuk pengerjaan yang lebih ringan, seperti hanya pada jok dan door trim, biaya di Java Seat berkisar antara Rp 9 juta hingga Rp 10 juta.

Bagi mereka yang mencari opsi lebih ekonomis, Java Seat juga menawarkan paket dengan harga antara Rp 6 juta hingga Rp 7 juta, di mana perbedaan utama terletak pada teknik door trim yang dijahit, bukan di-press.

“Ya balik lagi, kalau dijahit pasti lebih murah. Tapi kalau mau hasil seperti aslinya, yang di-press, ya itu yang bikin beda,” tegas Stefaan.

Dengan keahlian dan metode yang diterapkan, Java Seat membuktikan bahwa restorasi interior mobil tidak hanya soal penampilan, tetapi juga kualitas yang mendekati orisinal.

Melalui teknik press yang langka, pelanggan bisa mendapatkan hasil restorasi yang memuaskan dan sesuai harapan.