KKN-T Undip Luncurkan Program BANG JAGO untuk Pemberdayaan Gizi dan UMKM di Jamus
Sumber Foto: Kumparan.com
Ekonomi

KKN-T Undip Luncurkan Program BANG JAGO untuk Pemberdayaan Gizi dan UMKM di Jamus

Imelda Amelia Pramesti Eka Putri

Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Tergabung dalam Tim 23 KKN-Tematik Universitas Diponegoro, sedang melaksanakan KKN-Tematik di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Sosialisasi Program Kerja KKN-T kepada UMKM WAHE JAGUAR Desa Jamus

Perbesar

Jamus, Demak – Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mahasiswa yang tergabung dalam Tim 23 KKN-Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Jamus meluncurkan program kerja inovatif bertajuk BANG JAGO: Bangun Gizi dengan Jagung Olahan. Program ini disosialisasikan kepada UMKM WAHE JAGUAR dan bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang dengan memanfaatkan komoditas unggulan desa serta pemberdayaan UMKM melalui diversifikasi olahan jagung.

Sosialisasi program kerja BANG JAGO oleh Imelda Amelia Pramesti Eka Putri, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Jamus. Inti dari program ini adalah sosialisasi pedoman " Isi Piringku", mahasiswa KKN menekankan bahwa sumber karbohidrat sehat tidak harus berasal dari nasi, melainkan dapat disubstitusi dengan jagung yang kaya serat dan nutrisi. Mahasiswa ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa makanan sehat itu tidak mahal. Dengan potensi jagung yang melimpah di Desa Jamus, masyarakat bisa menciptakan menu harian yang sesuai standar gizi seimbang.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota UMKM WAHE JAGUAR diberikan edukasi mengenai porsi ideal piring makan:

Sebagai tindak lanjut edukasi Isi Piringku, mahasiswa memberikan rekomendasi bahwa produk olahan jagung berupa Bubur dan Susu Jagung dapat menjadi salah satu pilihan menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu maupun basis MPASI bagi bayi dan balita karena kandungan gizinya. Untuk mendukung hal tersebut, mahasiswa memberikan Buku Rekomendasi Menu Isi Piringku Berbasis Bubur dan Susu Jagung kepada anggota UMKM WAHE JAGUAR yang juga merupakan kader posyandu di Desa Jamus.

Melalui program BANG JAGO, harapannya tidak hanya memperbaiki status gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi UMKM setempat melalui produksi olahan jagung siap konsumsi. Dengan keberlanjutan program BANG JAGO, warga Desa Jamus diharapkan lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi berbasis sumber daya agraris milik sendiri.