Mahasiswa KKN Dukung Pengembangan UMKM Olahan Tempe Ibu Ita di Desa Jipang
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban Kelompok 32 melaksanakan kegiatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jipang. Salah satu UMKM yang menjadi sasaran pendampingan adalah usaha olahan tempe milik Ibu Ita, yang merupakan pelaku usaha rumahan di desa tersebut.
UMKM olahan tempe Ibu Ita telah menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Tempe sebagai bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan bernilai gizi tinggi menjadi peluang usaha yang menjanjikan apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif untuk ikut serta dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan UMKM, mulai dari proses produksi hingga pengolahan.
Kegiatan pendampingan diawali dengan pengenalan dan observasi langsung terhadap aktivitas UMKM di rumah produksi Ibu Ita di Desa Jipang. Mahasiswa KKN mengikuti proses pembuatan tempe dan pengolahan tempe menjadi produk siap konsumsi. Keterlibatan mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan bertujuan untuk memahami secara langsung proses usaha kecil serta memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM.
Selain mengikuti proses produksi, mahasiswa KKN juga turut membantu dalam kegiatan pengemasan produk olahan tempe. Pengemasan menjadi aspek penting dalam meningkatkan nilai jual produk. Mahasiswa memberikan masukan sederhana terkait kebersihan, kerapian, dan tampilan kemasan agar produk olahan tempe terlihat lebih menarik dan layak dipasarkan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN juga berdiskusi dengan Ibu Ita mengenai peluang pengembangan UMKM, termasuk variasi olahan tempe yang dapat dikembangkan serta upaya peningkatan kualitas produk. Diskusi tersebut berlangsung secara santai dan terbuka, sehingga tercipta suasana kerja sama yang baik antara mahasiswa dan pelaku UMKM.
Partisipasi aktif mahasiswa KKN dalam seluruh kegiatan UMKM olahan tempe ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kewirausahaan dan pengelolaan usaha kecil di desa, sementara Ibu Ita mendapatkan dukungan, semangat, serta ide-ide baru untuk mengembangkan usahanya.
Melalui kegiatan pengembangan UMKM olahan tempe di Desa Jipang ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Desa Jipang agar dapat berkembang secara berkelanjutan.




