Mercedes S-Class 2026: Jok Kain Premium Lebih Mahal dari Kulit
Sumber Foto: Vietnam.vn
Lifestyle

Mercedes S-Class 2026: Jok Kain Premium Lebih Mahal dari Kulit

Radar News - Namun, dalam pembaruan terbarunya, Mercedes-Benz telah membuat perubahan yang signifikan dengan menghadirkan kembali pelapis kain ke kabin untuk pertama kalinya. Yang menarik bukan hanya perubahan materialnya, tetapi juga strategi penetapan harga yang tidak konvensional dari pabrikan mobil Jerman ini, yang menjadikan pilihan "terjangkau" ini lebih mahal daripada interior kulit tradisional.

Langkah perintis: Kain daur ulang mulai merambah pasar kulit mewah.

Oleh karena itu, di pasar Jerman, pelanggan dapat memesan S-Class baru, versi diesel S350d, dengan pilihan jok non-kulit. Sebagai gantinya, pelanggan dapat memilih "kain Mirville abu-abu badai," kombinasi linen dan poliester daur ulang untuk jok tengah, bersama dengan bantalan pinggul kulit imitasi Artico.

Langkah ini menunjukkan komitmen Mercedes-Benz untuk mengejar keberlanjutan dan keramahan lingkungan, bahkan pada kendaraan-kendaraan termewahnya.

Paradoks harga: Kursi berlapis kain adalah hak istimewa yang hanya dimiliki oleh mereka yang bersedia mengeluarkan lebih banyak uang.

Aspek paling kontroversial dari peningkatan ini adalah kebijakan penjualan dari produsen mobil "bintang tiga" tersebut. Meskipun interior kulit serba hitam adalah standar dan gratis, pelanggan yang menginginkan jok kain harus membayar biaya tambahan yang cukup besar.

Secara spesifik, opsi kain Mirville harus dipadukan dengan paket "Kursi Belakang yang Dapat Diatur Secara Elektrik dengan Memori", yang menambah sekitar 1.856 Euro pada harga pembelian, setara dengan lebih dari 50 juta VND. Dengan demikian, memiliki S-Class dengan jok kain kini menjadi bukti selera estetika unik dan kemauan untuk mengeluarkan biaya dari pemiliknya, bukan lagi pilihan untuk menghemat anggaran.

Berpotensi hadir di pasar di luar Eropa

Meskipun perubahan ini menimbulkan kehebohan di negara asalnya, Jerman, kemungkinan versi dengan jok kain ini muncul di pasar lain seperti AS atau Vietnam masih menjadi tanda tanya besar. Saat ini, Mercedes-Benz belum mengumumkan konfigurasi detail untuk pasar internasional, tetapi para ahli percaya bahwa opsi ini kemungkinan besar tidak akan tersedia secara luas.

Alasan utamanya adalah bahwa S350d bertenaga diesel biasanya bukanlah produk unggulan di banyak wilayah. Namun, penyertaan jok kain pada model ikonik seperti S-Class telah menetapkan preseden baru, menunjukkan bahwa definisi kemewahan secara bertahap bergeser dari nilai-nilai material tradisional ke nilai-nilai lingkungan dan pengalaman yang dipersonalisasi.