Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Dihentikan, Satu Warga Spanyol Masih Hilang
Sumber Foto: BBC
Sinyal Peristiwa

Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Dihentikan, Satu Warga Spanyol Masih Hilang

Keluarga korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan harapan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. Alvaro Ortuno, perwakilan keluarga, mengungkapkan duka mendalam setelah kehilangan tiga anggota keluarganya dan satu orang lainnya yang masih dinyatakan hilang. "Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi," ujarnya saat prosesi menabur bunga di lokasi kejadian pada Jumat, 9 Januari.

Operasi pencarian resmi dihentikan pada hari ke-15 setelah insiden, di mana tim SAR gabungan telah menemukan tiga jenazah, sementara satu orang masih dinyatakan hilang. Kepala Kantor SAR Maumere, Fatur Rahman, mengonfirmasi bahwa pencarian ditutup pada pukul 14.20 WITA. "Kami akan tetap memantau perkembangan pencarian korban yang belum ditemukan," tambahnya.

Kronologi Tenggelamnya Kapal

Kapal KM Putri Sakinah tenggelam pada malam 26 Desember, mengangkut sebelas orang, termasuk enam warga negara Spanyol. Setelah insiden, tim SAR berhasil menemukan jenazah pertama pada 29 Desember, diikuti oleh penemuan jenazah Fernando Martin Carreras, seorang pelatih sepak bola dari Spanyol, pada 4 Januari. Pada 6 Januari, tim juga menemukan seorang anak berusia 10 tahun, yang merupakan anak dari Fernando.

Proses Hukum untuk Tersangka

Polda NTT telah menetapkan dua tersangka terkait tenggelamnya kapal, yaitu nakhoda berinisial L dan kepala kamar mesin berinisial M. Mereka dijerat dengan pasal kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

Keluarga Korban Minta Perubahan

Keluarga korban berharap agar pemerintah Indonesia melakukan perbaikan dalam industri pariwisata dan infrastruktur pendukung untuk mencegah kejadian serupa. Alvaro Ortuno menekankan pentingnya perubahan untuk keselamatan di laut, berharap agar ke depan tidak ada lagi yang merasakan duka yang sama.

Keselamatan di Perairan Labuan Bajo

Insiden ini menyoroti tantangan keselamatan dalam sektor pariwisata di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia. Pegiat pariwisata mengingatkan pentingnya pemeriksaan keselamatan kapal yang lebih ketat dan adanya respon cepat terhadap kondisi cuaca yang tidak terduga. Mereka juga menekankan perlunya kolaborasi antara semua pihak untuk menjaga keselamatan wisatawan.

Dengan dihentikannya operasi pencarian, harapan kini terfokus pada penguatan regulasi keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak terjadi di masa depan.