Pemantauan Harga Pangan Menjelang Ramadan di Kota Probolinggo
Sumber Foto: Radar Bromo
Pantau Radar

Pemantauan Harga Pangan Menjelang Ramadan di Kota Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo - Menyambut bulan Ramadan 1442 Hijriah, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo meningkatkan intensitas pemantauan terhadap pergerakan harga pangan. Salah satu komoditas yang menunjukkan kenaikan harga signifikan adalah cabai rawit.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati, menjelaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau harga pangan menjelang bulan suci tersebut. Saat ini, cabai rawit menjadi sorotan utama, sementara harga daging sapi, daging ayam, dan telur masih terpantau stabil.

Harga Terbaru Komoditas Pangan

DKUPP Kota Probolinggo mencatat bahwa harga cabai rawit di Pasar Baru mencapai Rp 120 ribu per kilogram, sedangkan di Pasar Kronong dan Pasar Wonoasih, harga cabai rawit tercatat sebesar Rp 100 ribu per kilogram. Untuk komoditas lainnya, daging sapi dibanderol sekitar Rp 110 ribu per kilogram, daging ayam di kisaran Rp 32 ribu hingga Rp 33 ribu per kilogram, dan harga telur ayam sekitar Rp 24 ribu per kilogram.

Fitriawati menambahkan bahwa tingginya harga cabai rawit dipengaruhi oleh stok yang terbatas. Dia mengusulkan agar di saat panen melimpah, cabai rawit dapat dikeringkan untuk dijadikan stok alternatif pada saat harga tinggi.

Pandangan Pedagang

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Baru, Nuning, berusia 40 tahun, menyatakan bahwa harga daging ayam saat ini masih dalam kategori normal. "Sekarang Rp 33 ribu per kilogram, masih wajar. Pernah waktu puasa harga daging ayam mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Semoga puasa kali ini tidak sampai setinggi itu harganya, karena jika terlalu mahal, pembeli akan berkurang," ungkapnya.