Pembukaan Pasar Bedug Bahagia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Ramadan di Jambi
Sumber Foto: InfoPublik
Ekonomi

Pembukaan Pasar Bedug Bahagia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Ramadan di Jambi

Jambi, Infopublik – Pemerintah Kota Jambi resmi membuka Pasar Bedug Bahagia 1447 H/2026 M di Rumah Milenial eks Terminal Rawasari, Kecamatan Pasar, Kamis (19/2/2026). Relokasi ke kawasan Rawasari ini ditargetkan menjadi pengungkit baru perputaran ekonomi Ramadan sekaligus memperkuat tradisi kebersamaan masyarakat.

Pembukaan pasar bedug ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, disaksikan unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, jajaran perangkat daerah, serta ratusan pelaku UMKM dan masyarakat.

Dalam keterangannya, Diza menegaskan relokasi lokasi pasar merupakan hasil evaluasi agar penyelenggaraan lebih efektif, representatif, dan berdampak langsung terhadap ekonomi rakyat. “Kami menyadari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya kurang optimal. Karena itu, setelah koordinasi dengan Wali Kota dan seluruh pemangku kepentingan, pasar dipindahkan ke Rawasari yang memiliki potensi sebagai salah satu pusat penggerak ekonomi Kota Jambi,” ujarnya.

Pasar Bedug Bahagia 2026 melibatkan lebih dari 160 pelaku UMKM di lokasi Rawasari. Selain itu, penyelenggaraan juga tersebar di sejumlah titik strategis lain di Kota Jambi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Nella Ervina, merinci bahwa di Rumah Milenial Rawasari terdapat sekitar 120–130 tenant kuliner. Sementara di Jalan W.R. Supratman tersedia 412 kapling dan di Jalan M. Leimena 256 kapling, yang didominasi pedagang busana muslim dan produk fesyen Ramadan.

Menurut Diza, sejumlah kegiatan ekonomi yang digelar Pemkot Jambi sebelumnya mampu mencatatkan perputaran hingga Rp2 miliar dalam waktu sekitar satu minggu. Dengan durasi pasar bedug selama 30 hari penuh dan kolaborasi lintas sektor, capaian ekonomi tahun ini ditargetkan melampaui angka tersebut.

“Kalau sebelumnya satu minggu bisa menyentuh Rp2 miliar, maka dengan pelaksanaan selama 30 hari dan kolaborasi bersama, seharusnya bisa lebih besar dari itu,” tegasnya.

Tidak hanya menjadi pusat transaksi kuliner berbuka puasa, Pasar Bedug Bahagia juga dirancang sebagai ruang tradisi dan interaksi sosial. Lokasi Rumah Milenial dilengkapi panggung kegiatan untuk perlombaan dan aktivitas masyarakat sepanjang Ramadan.

Pada pembukaan, Pemkot Jambi menggelar kegiatan sosial “Senandung Cinta Ramadan” bersama 300 anak panti asuhan melalui agenda buka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial di bulan suci.

Selama 12 hari, rangkaian pasar bedug juga diisi kegiatan edukatif dan religius yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Jambi. Kegiatan tersebut meliputi lomba tahfiz, mewarnai, dan peragaan busana untuk PAUD; lomba inklusi bagi SLB; hadrah dan selawat tingkat SD; hingga lomba vokal solo, musik hadrah, dan cerpen religi tingkat SMP.

Seluruh penyelenggaraan didukung kolaborasi berbagai pihak, antara lain Bank Indonesia, Bank Jambi, PDAM Tirta Mayang, Telkomsel, Honda, Wings Group, serta mitra lainnya.

Wajah Baru Ekonomi Ramadan

Pasar bedug telah menjadi tradisi tahunan yang mengakar di Kota Jambi. Tahun ini, konsep Rumah Milenial di eks Terminal Rawasari menghadirkan wajah baru yang lebih tertata, nyaman, dan produktif bagi pelaku UMKM maupun masyarakat.

Dengan pendekatan kolaboratif, inklusif, dan berbasis pemberdayaan ekonomi rakyat, Pemerintah Kota Jambi menempatkan Pasar Bedug Bahagia 2026 bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.